<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1485468407002672533</id><updated>2011-07-07T17:12:36.464-07:00</updated><title type='text'>ekonomi manajemen</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://fandhy29.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fandhy29.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>the_ fandhy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>22</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1485468407002672533.post-7881231519201228432</id><published>2010-05-19T14:53:00.000-07:00</published><updated>2010-05-19T14:53:49.535-07:00</updated><title type='text'>sri mulyani</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial; font-size: 12px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_qD0gjVzKlco/S_RduyBDjtI/AAAAAAAAADY/dU7hgEXIpF4/s1600/sri+m.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_qD0gjVzKlco/S_RduyBDjtI/AAAAAAAAADY/dU7hgEXIpF4/s320/sri+m.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Hal ini disampaikan pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit. Menurut dia, dalam Pemilu 2014 mendatang, hanya ada dua figur yang berpeluang maju dalam Pemilu Presiden yakni Sri Mulyani dan Aburizal Bakrie.&lt;br /&gt;“Sri Mulyani merupakan akademisi yang memiliki integritas dan kapabilitas,” ujarnya kepada pers termasuk R Ferdian Andi R dari&amp;nbsp;&lt;i&gt;INILAH.COM&lt;/i&gt;&amp;nbsp;di Gedung DPD RI seusai Dialog Kenegaraan, Rabu (19/5). Sedangkan Ical, lanjutnya, memiliki kemampuan finansial. Berikut wawancara lengkapnya:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Apa respons Anda terkait pidato Sri Mulyani?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Itu tradisi intelektual, yaitu kebebasan berekspresi menjadi inti kehidupan. Apabila Sri Mulyani merasa kebebasan tidak terganggu maka ia menang.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Bagaimana penilaian Anda terkait istilah perkawinan politik oleh Sri Mulyani, siapa yang dimaksud?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Perkawinan kepentingan itu yang dimaksud ya SBY dan Aburizal Bakrie. Jelas, SBY tidak mau diganggu lima tahun ke depan, sedangkan Ical menjadi kekuatan di DPR, melalui Fraksi Partai Golkar, yang juga memiliki kemampuan manuver. Makanya, Partai Golkar bermain dengan kelebihan itu.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Apakah mungkin Sri Mulyani akan buka-bukaan terkait posisinya menjadi menteri keuangan di era pemerintahan SBY ini, sebagaimana yang ia keluhkan, termasuk dalam kasus Century?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Pada saatnya mungkin Sri Mulyani akan buka-bukaan. Tapi tidak dalam waktu dekat, karena dia akan konsentrasi di World Bank. Dia punya peluang pemilu 2014.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Bagaimana peluang itu?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Di Pemilu 2014 hanya ada dua yang prospek untuk bertarung yaitu Aburizal Bakrie dan Sri Mulyani. Kalau Sri Mulyani merupakan akademisi yang memiliki integritas dan kapabilitas. Buktinya, menjadi Menkeu memiliki peforma yang baik, di tingkat global juga memiliki reputasi yang baik. Sedangkan Ical memiliki kekuatan finansial.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Apa pesan politik dari pidato Sri Mulyani?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Sri Mulyani menyerukan untuk&amp;nbsp;&lt;i&gt;clean governance&lt;/i&gt;&amp;nbsp;yang dia upayakan terganggu oleh persekongkolan politik. [mdr]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1485468407002672533-7881231519201228432?l=fandhy29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fandhy29.blogspot.com/feeds/7881231519201228432/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1485468407002672533&amp;postID=7881231519201228432' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/7881231519201228432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/7881231519201228432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fandhy29.blogspot.com/2010/05/sri-mulyani.html' title='sri mulyani'/><author><name>the_ fandhy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_qD0gjVzKlco/S_RduyBDjtI/AAAAAAAAADY/dU7hgEXIpF4/s72-c/sri+m.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1485468407002672533.post-6979338957219527705</id><published>2010-03-04T10:14:00.000-08:00</published><updated>2010-03-04T10:14:11.926-08:00</updated><title type='text'>pidato Presiden menanggapi paripurna DPR terkait bank century</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_qD0gjVzKlco/S4_4WwgL8NI/AAAAAAAAADQ/AxlZps1NQec/s1600-h/sbypidato.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_qD0gjVzKlco/S4_4WwgL8NI/AAAAAAAAADQ/AxlZps1NQec/s320/sbypidato.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Presiden SBY memulai pidatonya pukul 20.00 WIB, Kamis (4/3/2010) di  Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Presiden SBY menyelesaikan pidatonya  dalam waktu 35 menit. Turut hadir dalam acara penyampaian pidato SBY  itu, antara lain Wapres Boediono, Ibu Ani Yudhoyono dan seluruh Menteri  Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut pidato SBY  selengkapnya: &lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;Bismillahirrahmanir rahim&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;Assalamu’alaikum  Warahmatullahi Wabarakatuh&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sejahtera bagi kita semua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara  sebangsa dan setanah air yang saya cintai dan saya banggakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam  ini izinkan saya untuk kembali hadir di hadapan seluruh rakyat  Indonesia. Kemarin malam kita semua sudah mendengar hasil akhir dari  Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia terkait telah selesainya  pelaksanaan Hak Angket Bank Century. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehubungan dengan itu saya  memutuskan untuk berbicara langsung kepada seluruh rakyat Indonesia  selaku pemilik utama kedaulatan di negeri ini. Ketika DPR sudah  memutuskan hasil hak angket tersebut, pada tempatnyalah saya baik selaku  Kepala Negara maupun dalam kapasitas saya selaku Kepala Pemerintahan  menyampaikan pandangan atas persoalan Bank Century. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat  menghormati proses politik yang telah berjalan di DPR. Saya mengikuti  dengan cermat semua dinamika yang terjadi di dalam maupun di luar Gedung  DPR. Apa pun pandangan kita mengenai dinamika itu, saya memiliki  pandangan yang kuat bahwa semua proses politik yang demokratis jauh dari  kekerasan, beretika dan bermartabat haruslah kita tumbuhkan untuk  menghasilkan keputusan yang membawa manfaat bagi bagian terbanyak dari  rakyat Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini saya berdiri di sini pertama-tama  untuk memberikan tanggapan kepada seluruh proses dan hasil keputusan di  tingkat Pansus maupun DPR. Kita perlu mencermati dengan seksama proses  itu dan melihatnya sebagai bagian dari perkembangan, pertumbuhan dan  pembelajaran demokrasi, yang kian hari kian dituntut untuk memenuhi  tidak saja prinsip-prinsip rule of law, namun juga rule of reason.  Yaitu, demokrasi berdasarkan hukum dan akal sehat.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Yaitu demokrasi  yang tidak saja merayakan kebebasan dan kemerdekaan, namun demokrasi  yang juga menghormati hukum dan ketertiban. Dengan kata lain,  sesungguhnya kita menghendaki tumbuhnya sebuah demokrasi yang lebih  sejati, lebih bermakna dan lebih bermartabat sebagaimana yang kita  cita-citakan melalui gerakan reformasi sejak 1998. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya  karena pengalaman kita yang pahit di masa lampau, kita tidak ingin gagal  dalam bersama-sama&amp;nbsp; membangun demokrasi yang seperti itu.&amp;nbsp; Tanah air  kita tidak boleh, sekali lagi tidak boleh, jadi ajang konflik-konflik  sosial-politik yang akhirnya meledakkan kekerasan. Demokrasi bukanlah  pameran adu kekuatan, baik kekuatan&lt;br /&gt;senjata, massa, ataupun harta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya  berkewajiban menyampaikan pandangan tidak saja untuk mengajak seluruh  rakyat Indonesia melihat masalah ini dengan utuh, jernih, dan objektif,  namun juga sebagai bagian dari ikhtiar membangun tradisi demokrasi dan  berpemerintahan yang bersih dan baik yang kesemuanya ditujukan untuk  menghadirkan kesejahteraan dan keadilan yang sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam  konteks seperti itulah, pidato ini saya sampaikan.&amp;nbsp; Kita ingin semua  pandangan yang beragam, baik yang pro maupun yang kontra, dapat  diletakkan dalam argumentasi yang tidak saja berdasarkan fakta, namun  juga sepenuhnya disandarkan kepada tanggung jawab untuk mengungkap  kebenaran dan keadilan yang sejati di hadapan rakyat Indonesia. Adalah  tugas dan kewajiban saya untuk memberikan pandangan bahwa yang benar  harus kita katakan benar dan yang salah harus kita katakan salah,&amp;nbsp;&amp;nbsp; Yang  benar harus mendapatkan apresiasi yang salah wajib menerima sanksi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkat  dari niat untuk mencari kebenaran yang utuh dan hakiki itulah, saya  menyambut baik dan mendorong dilakukannya penyelidikan yang  setuntas-tuntasnya atas kebijakan penyelamatan Bank Century. Apalagi  ketika itu berkembang pandangan yang didasarkan kepada syak wasangka  bahwa terdapat aliran dana Century kepada sejumlah orang dan atau  organisasi tertentu yang tentu saja hal itu tidak boleh terjadi.  Karenanya tanpa ada keraguan sedikitpun,&amp;nbsp; saya mendorong agar  penyelidikan terhadap penyelamatan Bank Century dilakukan secara  transparan. Saya berkeyakinan bahwa dengan membuat penyelidikan Century  terang benderang di depan publik, rakyat Indonesia akan melihat  kebenaran yang seutuhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebutuhan untuk membuat kebenaran itu  terbuka di depan publik adalah sesuatu yang maha penting. Tidak saja  untuk membela mereka yang memiliki integritas dan kredibilitas, tidak  hanya demi sebuah reputasi pribadi maupun politik, namun di atas semua  itu: "untuk kebenaran itu sendiri".&amp;nbsp; Kebenaran memiliki hakikatnya  sendiri yang tidak pernah berubah hanya karena definisi atau tafsir  politik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara sebangsa dan setanah air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya  bersyukur dengan kerja Panitia Angket DPR, kebenaran sejati itu telah  terungkap.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berdasarkan keterangan resmi lembaga negara yang berwenang,  termasuk Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan  Bank Indonesia yang disampaikan di depan sidang-sidang Panitia Angket,  jelas-jelas ditegaskan bahwa tuduhan adanya penyertaan modal sementara  kepada Bank Century telah disalahgunakan untuk menyokong tim kampanye  pasangan Capres-cawapres tertentu "nyata-nyata tidak terbukti" dan  memang tidak pernah ada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penyelidikan itu juga  mengenyampingkan semua tuduhan bahwa seolah penyelamatan Bank Century  merupakan kedok semata untuk mengalirkan uang kepada Partai Politik  tertentu dan sejumlah nama lainnya.&amp;nbsp; Semua itu juga 'nyata-nyata tidak  terbukti'&amp;nbsp;&amp;nbsp; dan memang tidak pernah ada. Hal ini perlu dinyatakan secara  tegas dan nyaring, agar tidak siapa pun dari kita, apa pun latar  belakang politik dan asal partainya, boleh dibiarkan mendapatkan  penistaan karena nama baiknya dicemarkan secara sewenang-wenang dengan  maksud dan niat politik yang buruk, yaitu merusakkan reputasi diri,  keluarga, dan institusinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penegasan ini sangatlah penting  untuk dinyatakan secara terang-benderang agar pada akhirnya rakyat dapat  membedakan secara jelas mana yang fakta dan mana yang fiksi, mana yang  benar dan mana yang bathil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke depan, kita harus menghentikan  praktik-praktik buruk yang penuh prasangka jahat demikian. Kehidupan  bermasyarakat dan berbangsa memerlukan pertalian sosial yang merupakan  modal untuk kerja bersama di segala bidang. Modal sosial itu kuat  apabila kita membangun sikap saling percaya mempercayai dan sikap saling  hormat menghormati. Modal sosial itu melemah apabila kita hidup dengan  dasar saling mencurigai, apalagi saling memfitnah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara  sebangsa dan setanah air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menyadari menjelaskan persoalan  Bank Century ini bukanlah persoalan yang mudah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, karena  di dalam persoalan itu terdapat segi-segi teknis perbankan yang  merupakan bidang yang masih asing bagi kebanyakan kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua,  karena kita tidak dapat sepenuhnya kembali merasakan suasana menjelang  akhir tahun 2008 ketika kasus Bank Century itu muncul ke permukaan.  Sekarang ini perekonomian Indonesia jauh dari ancaman krisis seperti  yang terjadi waktu itu. Bahkan banyak di antara kita yang sekarang lupa  bahwa di waktu itu pernah ada ancaman krisis global yang serius. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh  sebab itu, dalam kesempatan yang sangat penting ini saya ingin  mengingatkan bahwa&amp;nbsp; kebijakan penyelamatan Bank Century adalah kebijakan  yang diambil dalam masa sulit di tengah-tengah puncak krisis ekonomi  yang melanda dunia di akhir tahun 2008. Pastilah berbeda pengambilan  keputusan di masa normal dibandingkan pengambilan keputusan di masa  krisis. Kita semua memahami bahwa dalam kondisi krisis, setiap keputusan  yang diambil pastilah sulit. Dalam masa krisis, informasi tidak selalu  lengkap, bahkan amat sering terus berubah dan bergerak. Pilihan-pilihan  yang tersedia juga tidak selalu mudah.&amp;nbsp; Namun, pilihan dan keputusan  harus diambil agar situasi tidak semakin memburuk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi yang  gawat ketika itu mempunyai indikator-indikatior yang jelas. Harga saham  anjlok 50 persen. Rupiah mengalami depresiasi 30% lebih menjadi Rp  12.100 untuk satu dollar Amerika Serikat, angka yang terendah sejak  krisis di tahun 1997 dan 1998. Cadangan devisa turun 12% menjadi sekitar  US$ 50 miliar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh, pemberitaan media cetak dan  elektronik waktu itu menggambarkan bagaimana seluruh dunia merasakan  hantaman gelombang tsunami ekonomi itu.&amp;nbsp; Tidak mengherankan apabila di  bulan November 2008, para anggota DPR - di antaranya ada yang duduk  kembali dalam Dewan yang sekarang - menyuarakan kecemasan mereka  terhadap ancaman krisis global. Sesuai dengan harapan para anggota Dewan  ketika itu, Pemerintah Indonesia mengambil langkah-langkah yang cepat  dan strategis. Di antaranya dengan menerbitkan tiga Peraturan Pemerintah  Pengganti Undang- undang (Perpu) untuk menghadapi krisis. Sesuai dengan  UUD 1945, penerbitan Perpu adalah karena adanya 'kegentingan yang  memaksa'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah DPR-pun sependapat dengan pemerintah. Ini  tercermin dengan sikap DPR untuk menyetujui Perpu perbaikan peraturan  di bidang keuangan dan perbankan. Itu maknanya DPR-pun mengakui adanya  krisis, adanya kegentingan, yang tentunya memerlukan pengambilan  keputusan di masa krisis, bukan pengambilan keputusan di masa  normal-normal saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya persepsi yang sama antara DPR dan  Pemerintah itulah yang sekarang dilupakan.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sekarang, sepertinya  sebab-sebab yang melatar-belakangi tindakan terhadap Bank Century  menjadi kabur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara sebangsa dan setanah air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang  sekali bahwa dalam proses perdebatan yang berlangsung selama bekerjanya  Panitia Hak Angket, sering dilupakan detik-detik sulit ketika keputusan  penyelamatan Bank Century dilakukan. Sering dilupakan pula bahwa tanah  air kita&amp;nbsp; beruntung, karena Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK)  telah terbentuk yang dipimpin oleh Dr. Sri Mulyani Indrawati dan Prof.  Dr. Boediono, dua putra bangsa, yang rekam-jejaknya tidak sedikit pun  meninggal- kan catatan buruk terkait dengan kompetensi, kredibiltas, dan  integritas pribadinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat keputusan tentang penyelamatan  Bank Century ditetapkan, saya sendiri pada waktu yang sama sedang  menjalankan tugas kenegaraan di luar negeri, yaitu menghadiri Konferensi  Tingkat Tinggi G-20 di Amerika Serikat, serta APEC Summit di Peru. Dua  pertemuan itu sangat penting, karena para pemimpin dunia bertemu,  termasuk Indonesia, untuk bersama-sama mengatasi krisis perekonomian  global yang mencemaskan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari informasi serta keterangan  yang kemudian kita ketahui bersama, keputusan penyelamatan Bank Century  adalah pilihan terbaik yang ada pada saat itu. Pilihan yang tersisa  hanya ada dua: menutup Bank Century atau menyelamatkannya. KSSK melalui  rapat maraton beberapa hari sebelumnya hingga yang terakhir di tengah  malam hingga dini hari pada tanggal 21 November 2008, akhirnya  memutuskan untuk menyelamatkan Bank Century.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Maka dikucurkanlah dana  penyertaan modal sementara yang berjumlah Rp 6,7 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu  kita ingat kembali, hari-hari itu situasi Jakarta penuh dengan rumor dan  spekulasi mengenai bakal terjadinya krisis berantai di bidang  perbankan. Pengalaman di banyak negara, termasuk di Indonesia sendiri  tahun 1998, terjadinya krisis kepercayaan yang&lt;br /&gt;bergerak cepat dan  meluas terhadap kesehatan perbankan dapat benar-benar menjadi pemicu  krisis yang sesungguhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi di saat pengambilan  keputusan itu saya sedang berada di luar negeri. Saya memang tidak  dimintai keputusan dan arahan. Saya juga tidak memberikan instruksi atas  pengambilan kebijakan tentang ihwal itu - antara lain karena  pengambilan keputusan KSSK berdasarkan Perpu Nomor 4 Tahun 2008, memang  tidak memerlukan keterlibatan Presiden.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Meskipun demikian, saya  dapat memahami mengapa keputusan penyelamatan itu dilakukan.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tidak  cukup hanya memahami, saya pun membenarkan kebijakan penyelamatan&amp;nbsp; Bank  Century tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan keyakinan yang kuat bahwa krisis  benar-benar terjadi, saya percaya bahwa siapapun yang berkewajiban  mengambil keputusan pada saat itu pasti akan melakukan hal yang sama.&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Siapa saja berkewajiban untuk memadamkan sekecil apa pun api yang dapat&amp;nbsp;  jadi pemicu kebakaran yang akan melumpuhkan dunia perbankan. Dan kita  tahu sekarang ini dunia perbankan bukanlah hanya milik para bankir.  Dunia perbankan berkaitan erat dengan kehidupan sosial ekonomi rakyat,  seperti pedagang kecil, petani, pegawai, bahkan pensiunan,  penata-laksana rumah tangga, dan mahasiswa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu,  atas kebijakan yang diperlukan untuk menyelamatkan tidak hanya Bank  Century, namun penyelamatan sistem perbankan nasional, bahkan  menyelamatkan perekonomian nasional dari krisis ekonomi global, saya  tanpa ragu sedikitpun menegaskan bahwa kebijakan menyelamatkan Bank  Century dapat dipertanggungjawabkan. Sebagai pemimpin negara, saya  berkewajiban menghindarkan perekonomian nasional dari krisis baru yang  berbahaya sebagaimana pernah terjadi di tahun 1997-1998. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk  mencegah&amp;nbsp; berulangnya pengalaman buruk lebih dari sepuluh tahun lalu itu  pada akhir Oktober 2008, saya telah memberikan arahan dan direktif  untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia dari krisis global sambil  memelihara pertumbuhan ekonomi. Alhamdulillah, berkat kebersamaan dan  kerja keras kita, kedua sasaran itu dapat kita capai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping  itu, guna melindungi kehidupan rakyat kita, terutama masyarakat miskin  atau berpenghasilan rendah, selaku Presiden saya juga menginstruksikan  dan menjalankan tujuh prioritas pengelolaan ekonomi di kala krisis,  yaitu mengatasi dan mencegah bertambahnya pengangguran, menjaga  pergerakan sektor riil, mencegah kenaikan harga-harga atau inflasi,  menjaga daya beli masyarakat, terus membantu dan melindungi rakyat  miskin, menjaga ketersediaan dan keterjangkauan komoditas pangan dan  energi, serta berupaya sekuat tenaga untuk tetap menjaga agar ekonomi  kita tetap tumbuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kaitan ini semua, kebijakan terhadap  Bank Century sesungguhnya kita letakkan sebagai bagian dari upaya  menyelamatkan perekonomian kita dari krisis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang  sering tidak dibahas secara utuh adalah: jikalaupun saat itu Bank  Century diputuskan untuk ditutup, maka berdasarkan informasi pada saat  itu dana yang harus disediakan adalah Rp 4,9 triliun. Dana sebesar itu  adalah perkiraan minimal, karena digunakan hanya untuk mengembalikan  dana kepada nasabah yang simpanannya hingga Rp 2 miliar. Itulah jumlah  simpanan maksimal yang dijamin pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara  sebangsa dan setanah air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah sangat penting untuk kita  ketahui&amp;nbsp; bahwa sejak awal kebijakan untuk menyelamatkan Bank Century di  akhir 2008, sepenuhnya dilakukan dengan maksud baik, dengan niat baik,  serta dengan tujuan yang baik pula. Semua langkah kebijakan terkait  dengan Bank Century dilakukan dengan mempertimbangkan semua opsi yang  tersedia, diputuskan dengan cepat dan tepat tanpa sedikitpun mengabaikan  prinsip kehati-hatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas dasar pengalaman penanganan krisis  ekonomi tahun 1997-1998, apa yang dilakukan pemerintah dapat dijelaskan  sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Pertama, protokol proses penanganan krisis di  tahun 2008 lebih jelas dengan menggunakan dasar hukum Perpu Nomor 4  tahun 2008. Ini sebuah kemajuan, karena pada krisis tahun 1998, kita  tidak punya dasar hukum yang jelas untuk penanganan krisis ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua,  proses pengambilan keputusan di tahun 2008 jauh lebih terbuka dan  akuntabel dibandingkan pengambilan keputusan di tahun 1998. Dokumentasi  risalah rapat KSSK dibuat jauh lebih rapi. Bahkan rapat pengambilan  keputusan itu direkam dengan video gambar serta suara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga,  penanganan krisis di tahun 2008 dilakukan secara mandiri dibandingkan  dengan tahun 1998 yang sangat melibatkan IMF. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, sumber  dana talangan di tahun 1998 sepenuhnya merupakan keuangan negara dari  Bank Indonesia. Ini kita perbaiki.&amp;nbsp; Di tahun 2008 sudah terbangun sistem  di mana industri perbankan dapat menyelamatkan sendiri suatu bank yang  bermasalah. Caranya&amp;nbsp; melalui Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS).&amp;nbsp;  Mayoritas dana LPS berasal dari premi penjaminan yang dikumpulkan  bank-bank itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, dengan sistem itu, dana Rp 6,7  triliun penyelamatan Bank Century di tahun 2008 belum dapat dikatakan  sebagai kerugian Negara. Uang sebesar itu adalah investasi atau  penyertaan modal sementara yang diharapkan kelak dapat dikembalikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini  juga koreksi atas kebijakan tahun 1998.&amp;nbsp; Di waktu itu dana penanganan  krisis perbankan sebesar Rp 656 triliun nyata-nyata berasal dari  keuangan negara dan yang berhasil kembali hanya sebesar 27%. Dengan  angka yang saya sebutkan tadi, dapat dilihat bahwa biaya krisis 1998  membebani Anggaran Negara hingga Rp 656 triliun - sebuah angka raksasa  jika dibandingkan dengan penyertaan modal sementara Lembaga Penjamin  Simpanan pada Bank Century yang senilai Rp 6,7 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam,  pengambilan keputusan di tahun 2008 membantu kita keluar dari krisis  ekonomi global. Keputusan ini membuahkan pertumbuhan ekonomi positif  4,5% di tahun 2009. Prestasi pertumbuhan ini membanggakan, karena  tertinggi nomor tiga di antara negara G-20 setelah Tiongkok dan India. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh,  dibandingkan dengan proses penegakan hukum BLBI yang masih menyisakan  banyak masalah, termasuk pula perdebatan tak pernah henti terkait  kebijakan release and discharge, langkah pemerintah di tahun 2008 adalah  tindakan hukum yang sangat cepat.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Robert Tantular dan para kroninya,  pemilik Bank Century yang telah menipu nasabahnya, dengan segera diambil  tindakan-tindakan tegas. Bahkan Robert Tantular telah ditahan,&amp;nbsp;  diadili, dan dipenjarakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara sebangsa dan setanah  air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu dicatat pula bahwa hingga saat ini, pemerintah terus  bekerja keras agar penyertaan modal sementara pada Bank Century dapat  segera dikembalikan, bahkan sedapat mungkin menguntungkan keuangan  negara. Memang benar, ada dana keluar sebesar Rp 6,7 triliun.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Namun  harus diingat pula bahwa dana penyelamatan yang dikeluarkan pasti lebih  kecil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap ini semua ke hadapan rakyat Indonesia&amp;nbsp; saya pun  memiliki perasaan yang tidak mudah. Perasaan saya sungguh bercampur aduk  antara kemarahan dan kejengkelan terhadap Bank Century dengan bagaimana  pun bank itu harus diselamatkan agar perbankan dan perekonomian kita  selamat. Perasaan dan emosi kita sama: mengapa kita harus menyelamatkan  sebuah bank yang tidak saja sejak awalnya dikelola secara ceroboh, namun  juga dipimpin oleh orang-orang yang memang memiliki niat yang sangat  jahat terhadap bank ini: menguasainya dan membawa lari uang para  nasabahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapapun gundahnya hati kita, pada akhirnya  pemerintah tentu harus menyelamatkan perekonomian Indonesia dari dampak  sistemik sebagai akibat dari gagalnya sebuah bank yang bernama Bank  Century. Itulah sesungguhnya esensi yang paling utama dari tindakan  penyelamatan Bank Century - sebuah keputusan yang menjadi strategis  sifatnya karena elemen terpentingnya terdapat pada tujuan akhirnya,  yaitu menyelamatkan perekonomian Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap tindakan  kriminal yang dilakukan oleh para pengelola Bank Century ini, sejumlah  kebijakan telah diambil tindakan yang cepat dan tepat telah dilakukan.  Semua aset yang dibawa lari ke luar negeri telah dibekukan.&amp;nbsp;  Diperkirakan nilainya triliunan Rupiah.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya telah menginstruksikan  agar seluruh pihak, termasuk Kementerian Keuangan, Kepolisian Negara  Republik Indonesia dan Kejaksaan Agung terus bekerja lebih cepat dan  profesional. Saya yakin lembaga negara lain yang terkait seperti Bank  Indonesia, PPATK hingga KPK akan juga membantu upaya kita mengembalikan  aset milik negara tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu arti pentingnya  pengembalian aset tersebut, di samping untuk mengembalikan penyertaan  modal sementara Rp 6,7 triliun, juga untuk membuka peluang pembayaran  kepada nasabah PT Antaboga Sekuritas. Bagaimanapun, mereka adalah rakyat  Indonesia yang harus dibantu memperoleh kembali hak-haknya sesuai  peraturan perundangan yang berlaku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara sebangsa dan  setanah air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panitia Angket DPR telah menyelesaikan tugas  konstitusionalnya. Kita sangat berharap bahwa semua yang diperdebatkan  melalui sidang-sidangnya itu akan mendorong kita untuk terus melakukan  perbaikan sistem bernegara kita, khususnya dalam menghadapi kemungkinan  krisis ekonomi yang akan datang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, kita juga  mengetahui dengan sangat jelas bahwa terdapat perbedaan pandangan dan  posisi fraksi-fraksi tentang keputusan mengenai penyelamatan Bank  Century. Selain semua pihak patut menghormati pandangan dan posisi itu,  saya juga berpendapat bahwa perbedaan itu tidak perlu menimbulkan  kerisauan yang berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun temuan Panitia Angket&amp;nbsp; adalah  kesimpulan politik, dan menurut Undang- undang Nomor 6 tahun 1954  tentang Hak Angket, temuan demikian tidak dapat dijadikan alat bukti di  depan pengadilan. Kesemuanya perlu ditindaklanjuti sesuai dengan  ketentuan yang berlaku, dengan tetap menjunjung asas-asas supremasi  hukum dan keadilan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kita pasti bersetuju bahwa manakala  kebijakan penyelamatan Bank Century adalah pilihan kebijakan yang tepat  dan penanggung jawab serta pengambil keputusan tersebut telah  melakukannya tanpa ada benturan kepentingan ataupun niat jahat  sedikitpun, termasuk suap dan korupsi, kecuali semata-mata untuk  menyelamatkan perekonomian nasional, maka seharusnyalah kita tidak  mempersalahkan kebijakan demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh jadi di masa krisis dan  keadaan yang serba darurat, ketika keputusan harus diambil dengan sangat  cepat, ada masalah-masalah teknis yang mungkin terlewatkan. Namun tidak  berarti kebijakannya salah dan harus dipidanakan. Sangat sulit  membayangkan negara kita dapat berjalan baik dan efektif, jika setiap  kebijakan yang tepat justru berujung dengan pemidanaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pun  dalam pelaksanaan kebijakan tersebut ada kesalahan dan penyimpangan  sebagaimana yang ditemukan oleh Panitia Angket Bank Century, kita harus  pastikan siapa yang bertanggung jawab terhadap kesalahan dan  penyimpangan itu. Kita pun mesti mengetahui apakah kesalahan itu  bersifat administratif atau sebuah pelanggaran hukum. Dengan demikian  koreksi dan sanksinya menjadi lebih tepat dan adil. Dengan sikap yang  positif, pada saatnya saya akan mempelajari apa yang disampaikan oleh  DPR RI untuk tindak lanjut berikutnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu saya tegaskan di  sini Pemerintah yang saya pimpin akan terus menjalankan pemerintahan  yang bersih. Terkait dengan kasus Bank Century ini, justru kita harus  menindaklanjuti secara tuntas indikasi penyimpangan dan kejahatan oleh  pihak-pihak tertentu yang nyata-nyata merugikan negara. Boleh jadi,  selama ini mereka berlindung dan bersembunyi di balik hiruk-pikuk  politik Bank Century.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara sebangsa dan setanah air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya  mengetahui bahwa seiring dengan hasil kerja Panitia Angket ini  berkembang pula ide-ide mengenai 'pemakzulan'. Saya mencermati dan  mengikuti secara seksama isu itu. Saya menghargai bahwa mayoritas fraksi  di DPR menolak dengan tegas kemungkinan pemakzulan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mekanisme  pemakzulan memang diatur dalam UUD 1945. Tetapi kita semua paham bahwa  aturan itu hanya dapat dilakukan dalam situasi yang nyata-nyata terkait  dengan terlanggarnya pasal-pasal pemakzulan (impeachment articles).  Sebaiknya kita sungguh memahami dan menghormati konstitusi kita dan  tetap menjaga ketenangan dalam kehidupan politik kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reformasi  telah menghasilkan pengaturan yang sangat jelas mengenai pergantian  kepemimpinan nasional. Mekanisme pergantiannya diatur secara tertib,  yakni melalui pemilihan presiden dan wakil presiden yang dilakukan  secara langsung setiap lima tahun sekali. Saya mengimbau agar kita semua  menghayati semangat yang terkandung dalam&lt;br /&gt;konstitusi itu dengan  sportivitas yang tinggi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara sebangsa dan setanah  air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerja Panitia Angket telah selesai.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Upaya perbaikan telah  disampaikan. Pemerintah tentu akan memperhatikan dengan sangat serius  masukan DPR tersebut. Kepada yang nyata-nyata bersalah dengan bukti yang  tak terbantahkan, seperti pemilik dan manajemen Bank Century, langkah  hukum yang tegas sebaiknya perlu terus dilakukan dan segera dituntaskan.  Kepada mereka yang dalam kondisi krisis telah berjasa dalam  penyelamatan perekonomian nasional kita, kita patut memberikan  penghargaan yang setinggi-tingginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintahan  yang saya pimpin akan terus memegang tanggung jawab serta mencurahkan  segala upaya untuk memajukan kehidupan bangsa dan meningkatkan  kesejahteraan rakyat di seluruh tanah air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas tugas dan amanah  yang tidak ringan itu, kami mengharapkan selalu dukungan dan doa dari  seluruh rakyat Indonesia. Kami juga mengharapkan kontrol, kritik, dan  masukan untuk kebaikan kita semua. Karenanya, terhadap DPR dan semua  pihak yang dalam rentang kerja Panitia Angket telah berupaya mengungkap  kebenaran, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya  marilah kita semua menjunjung tinggi kehidupan demokrasi dan politik  yang beretika dan berbudaya. Marilah kita jaga cara-cara beradab dalam  berpolitik dan berdemokrasi. Kita harus memberikan sanksi sepantasnya  kepada yang jahat serta tanpa ragu memberikan apresiasi kepada yang  berprestasi. Hanya dengan terus bersikap bijak dan adil demikianlah  bangsa kita mempunyai modal kuat untuk terus makin maju dan makin  berjaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, setelah ini, marilah kita semua kembali  berkonsentrasi untuk memikirkan kebutuhan rakyat yang sesungguhnya.  Marilah kita terus meningkatkan upaya pembangunan agar rakyat dan bangsa  Indonesia ke depan makin maju, adil dan sejahtera. Apa yang paling  penting saat ini adalah memastikan bahwa semua program pembangunan dan  peningkatan kesejahteraan rakyat terus dapat kita lanjutkan. Bagi saya  sendiri, prioritas paling utama adalah menyukseskan program-program  pro-rakyat, bukan isu lain seperti koalisi partai-partai politik yang  mendukung pemerintah. Koalisi dibangun dengan niat baik, kesepakatan dan  etika. Manakala ada&amp;nbsp; permasalahan terhadap kesepakatan&amp;nbsp; dan etika,  selalu tersedia solusi yang tepat dan terhormat. Saat ini tidak ada yang  lebih penting dari upaya memastikan bahwa selaku pemilik kedaulatan,  rakyat mendapatkan tempat yang utama dalam setiap keputusan, kebijakan,  dan langkah tindakan yang saya ambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak boleh  menyia-nyiakan waktu paling berharga yang kita miliki untuk melanjutkan  pembangunan. Selama 2009, sepanjang Pemilu Legislatif dan Pilpres,  banyak para pelaku usaha, dalam dan luar negeri, mengambil sikap  'melihat dan menunggu', wait and see. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka semua menunggu  dengan harapan besar bahwa segera setelah pemerintahan baru hasil Pemilu  terbentuk, sejumlah keputusan strategis dapat dibuat untuk melanjutkan  apa yang tertunda. Sekarang adalah saatnya. Marilah kita semua  memastikan bahwa ke depan kita dapat kembali berkonsentrasi pada bidang  dan wilayah kerja kita masing- masing.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Marilah kita lanjutkan  pengabdian kita pada negeri ini, pada seluruh masa depan Indonesia yang  lebih baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa  membimbing perjalanan bangsa kita ke arah yang benar.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum  warahmatullahiwabarakatuh&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1485468407002672533-6979338957219527705?l=fandhy29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fandhy29.blogspot.com/feeds/6979338957219527705/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1485468407002672533&amp;postID=6979338957219527705' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/6979338957219527705'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/6979338957219527705'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fandhy29.blogspot.com/2010/03/pidato-presiden-menanggapi-paripurna.html' title='pidato Presiden menanggapi paripurna DPR terkait bank century'/><author><name>the_ fandhy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_qD0gjVzKlco/S4_4WwgL8NI/AAAAAAAAADQ/AxlZps1NQec/s72-c/sbypidato.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1485468407002672533.post-6539166297086292670</id><published>2010-01-14T21:34:00.000-08:00</published><updated>2010-01-14T21:37:10.111-08:00</updated><title type='text'>Transparansi dalam Kasus Bank Century</title><content type='html'>&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_qD0gjVzKlco/S0_-uW7gkLI/AAAAAAAAADI/M2geeEu6rHE/s1600-h/images.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_qD0gjVzKlco/S0_-uW7gkLI/AAAAAAAAADI/M2geeEu6rHE/s200/images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;RIBUT-RIBUT soal pengucuran dana penyelamatan Bank Century terus berlanjut walaupun Menteri Keuangan Sri Mulyani berulang kali mengatakan penyelamatan terhadap bank kecil itu telah sesuai dengan peraturan. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah mengucurkan dana sebesar Rp6,7 triliun kepada Bank Century atas rekomendasi pemerintah dan Bank Indonesia. Padahal, dana yang disetujui DPR hanya sebesar Rp1,3 triliun. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;Misteri itulah yang ditindaklanjuti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit investigasi terhadap bank. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya KPK, DPR pun meminta BPK mengaudit proses bailout tersebut. Itu karena sebelumnya DPR pada 18 Desember 2008 telah menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 4 Tahun 2008 tentang Jaring Pengaman Sektor Keuangan (JPSK) sebagai payung hukum dari penyelamatan bank milik pengusaha Robert Tantular itu. &lt;br /&gt;Kasus Bank Century telah memperlihatkan kepada kita bahwa ada bank kecil yang mendapatkan dukungan besar dari otoritas keuangan dan bank sentral. Pertanyaannya adalah semangat apakah yang melatarinya? &lt;br /&gt;Argumentasi yang muncul dari pihak berwenang sejauh ini adalah bahwa proses penyelamatan Bank Century telah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan dalam UU LPS dan perintah dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa pembiayaan yang dikeluarkan LPS untuk menyelamatkan Bank Century berasal dari kekayaan LPS, bukan uang negara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat likuidasi Bank Century, terdapat 23 bank yang masuk pengawasan BI. Dan pengambilalihan itu bertujuan memberikan rasa kepercayaan kepada masyarakat untuk mencegah rush yang bila dibiarkan, akan berdampak sistemik terhadap perekonomian nasional. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari argumen pemerintah, BI, dan LPS, yang harus diuji kebenarannya, kasus Bank Century dalam level tertentu diperkeruh isu transparansi yang dipertanyakan banyak kalangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan tegas menyatakan ia sama sekali tidak tahu tentang proses bailout bank tersebut karena tidak pernah mendapatkan laporan dari Sri Mulyani saat kebijakan itu diambil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah aneh, seorang wakil presiden yang selama ini dikenal sebagai driving force dalam kebijakan ekonomi tidak mengetahui dan tidak dilapori. Ketidaktahuan Wapres menjadi bukti bahwa transparansi menjadi persoalan serius yang harus dituntaskan dalam isu bailout ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus Bank Century juga tidak terlepas dari isu tidak sedap mengenai dugaan keterlibatan petinggi kepolisian. Terkait dengan persoalan di Bank Century pernah muncul sebuah polemik tentang cicak versus buaya antara kepolisian dan KPK. Ini juga menjadi tanda tanya tersendiri yang harus diungkap. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pula isu bahwa penyelamatan Bank Century dilakukan semata untuk menyelamatkan dana nasabah tertentu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak misteri yang melingkupi kasus penyelamatan Bank Century. Karena itu, audit investigasi BPK harus dilakukan dengan tuntas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sampai ada penumpang gelap yang bermain dengan mengatasnamakan penyelamatan ekonomi nasional. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan yang amat mengganggu bukanlah pada alasan mengapa Bank Century harus diselamatkan. Namun, pada mengapa untuk sebuah bank kecil dengan aset yang juga kecil harus dikucurkan dana yang begitu besar? Apalagi pemilik bank itu sedang terlibat kasus pidana penggelapan uang nasabah? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah semua kejahatan pidana pemilik bank harus ditanggulangi negara? Jadi, soal mengapa sudah transparan. Yang belum terang benderang adalah soal jumlah yang sangat besar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1485468407002672533-6539166297086292670?l=fandhy29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fandhy29.blogspot.com/feeds/6539166297086292670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1485468407002672533&amp;postID=6539166297086292670' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/6539166297086292670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/6539166297086292670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fandhy29.blogspot.com/2010/01/transparansi-dalam-kasus-bank-century.html' title='Transparansi dalam Kasus Bank Century'/><author><name>the_ fandhy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_qD0gjVzKlco/S0_-uW7gkLI/AAAAAAAAADI/M2geeEu6rHE/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1485468407002672533.post-481153684920514195</id><published>2009-12-31T01:13:00.000-08:00</published><updated>2009-12-31T01:13:15.681-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_qD0gjVzKlco/Szxqia2GhMI/AAAAAAAAADA/LZkLA0El7cA/s1600-h/images.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_qD0gjVzKlco/Szxqia2GhMI/AAAAAAAAADA/LZkLA0El7cA/s320/images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;SELAMAT JALAN PAK GUS DUR &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1485468407002672533-481153684920514195?l=fandhy29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fandhy29.blogspot.com/feeds/481153684920514195/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1485468407002672533&amp;postID=481153684920514195' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/481153684920514195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/481153684920514195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fandhy29.blogspot.com/2009/12/selamat-jalan-pak-gus-dur.html' title=''/><author><name>the_ fandhy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_qD0gjVzKlco/Szxqia2GhMI/AAAAAAAAADA/LZkLA0El7cA/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1485468407002672533.post-638441644265783175</id><published>2009-12-19T08:25:00.000-08:00</published><updated>2009-12-19T08:27:30.634-08:00</updated><title type='text'>Perkembangan Konsep Manajemen</title><content type='html'>&lt;div class="postbody"&gt;&lt;div class="postrow"&gt;&lt;div class="content"&gt;&lt;div id="post_message_13301"&gt;&lt;blockquote class="postcontent restore"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_qD0gjVzKlco/Syz-5cg2h0I/AAAAAAAAAC4/bIR4tHRI7vA/s1600-h/images.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_qD0gjVzKlco/Syz-5cg2h0I/AAAAAAAAAC4/bIR4tHRI7vA/s320/images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Perkembangan Konsep Manajemen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara garis besar konsep manajemen dapat dikelompokkan menjadi 4 kelompok, yaitu:&lt;br /&gt;1. Networking - Klasik&lt;br /&gt;2. Behavioristik&lt;br /&gt;3. Systems&lt;br /&gt;4. Networking&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;I. CLASSICAL MANAGEMENT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep ini mempelajari manajemen secara ilmiah berdasarkan prinsip spesialisasi, sentralisasi, formalitas dan sistem hirarki yang kuat berkaitan dengan wewenang, pengawasan, untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa konsep klasik:&lt;br /&gt;A. Scientific Management Approach&lt;br /&gt;Berusaha untuk menentukan secara ilmiah metode terbaik untuk melaksanakan tugas, untuk menyeleksi, melatih, memotivasi pekerja dengan tujuan meningkatkan produktivitas melalui peningkatan efisiensi pekerja. Ada beberapa tokohnya, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Federick W. Taylor (1856 - 1915)&lt;br /&gt;Prinsip dasarnya:&lt;br /&gt;- Menentukan metode terbaik untuk melaksanakan tiap tugas dengan dasar ilmiah&lt;br /&gt;- Seleksi secara ilmiah sehingga setiap pekerja akan diberikan tanggung jawab untuk tugas yang lebih cocok&lt;br /&gt;- Pendidikan dan pengembangan karyawan secara ilmiah&lt;br /&gt;- Kerjasama antara pihak manajemen dan karyawan.&lt;br /&gt;- Menggunakan sistem upah yang berbeda berdasar produktivitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hendry L.Gantt (1816 - 1919)&lt;br /&gt;Merupakan penemu Scheduling and Rewarding Employees. Supervisor dan pekerja akan mendapat penghargaan bila menyelesaikan tugasnya sesuai jadwal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Frank (1868 - 1924) dan Lillian M.Gilberth (1878-1972)&lt;br /&gt;Mereka adalah penemu Motion Times Studies Lillian juga menganjurkan 3 posisi pekerja, yaitu:&lt;br /&gt;1. Mempersiapkan Promosi&lt;br /&gt;2. Pekerja melaksanakan tugas&lt;br /&gt;3. Melatih pengganti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mary Parker FOllet (1868-1933)&lt;br /&gt;Merupakan pioner dalam pemecahan konflik di tempat kerja. Ia menganjurkan pendekatan secara kemitraan dengan collaborative approach.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontribusi Scientific Management Approach&lt;br /&gt;- Mendorong pendekatan rasional untuk memecahkan masalah organisasi&lt;br /&gt;- Meletakkan landasan untuk profesionalisme dan manajemen&lt;br /&gt;- Teknik efisiensi digunakan di banyak organisasi&lt;br /&gt;- Job design, sleksi yang ilmiah, pengembangan karyawan secara ilmiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelemahannya&lt;br /&gt;- Lemah dalam pendekatan human beingnya&lt;br /&gt;- Tidak melihat kebutuhan manusia secara individual (kepuasan kerja) dan kelompok.&lt;br /&gt;- Penekanan pada produktivitas yang dapat mengeksploitasi pekerja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Administrative Management Approach&lt;br /&gt;Beberapa tokoh penganut aliran ini adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Henry Fayon (1841-1925)&lt;br /&gt;Ia memberikan perhatian pada manajemen organisasi secara keseluruhan dan mendefinisikan fungsi manajemen yaitu planning, organizing, commanding, coordinating, controlling.&lt;br /&gt;Ia mengemukakan 14 prinsip manajemen, yaitu: pembagian kerja, wewenang, disiplin, kesatuan komando, kesatuan arah - unity of deriction, subordination of the individual, renumerisasi, sentralisasi, hirarkhi, order, keadilan, stabilitas personil, inisiatif, esprit de corps.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Max Weber (1864-1920)&lt;br /&gt;Mengembangkan bereaucratic management yang menekankan perlunya hirarki yang ditentukan secara tegas, diatur dengan ketentuan dan nilai wewenang yang jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontribusi Administrative Management Approach adalah digunakannya beberapa prinsip manajemen. Kelemahannya teori ini lebih sesuai untuk organisasi yang stabil, kondisi lingkungan dapat diramalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. BEHAVIORISTIK&lt;br /&gt;Pendekatan ini menekankan bahwa manajemen yang efektif bila ada pemahaman tentang pekerja - lebih berorientasi pada manusia sebagai pelaku. Beberapa konsep behavioristik, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Human Relations&lt;br /&gt;Berusaha menemukan secara sistematis faktor sosial dan psikologi yang dapat menciptakan hubungan manusia yang efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Elton Mayo (1880-1949) - Hawthorne Experiment&lt;br /&gt;Hasil studi Hawthorne (pembangkit listrik) yang dilakukan oleh Elton Mayo, dkk:&lt;br /&gt;- Produktivitas berkaitan dengan variabel sosial dan psikologi&lt;br /&gt;- Pekerja akan bekerja lebih keras bila manajemen memperhatikan kesejahteraan mereka dan supervisornya memberikan perhatian pada mereka.&lt;br /&gt;- Kelompok kerja informal mempunyai pengaruh positif pada produktivitas.&lt;br /&gt;- Mayo mengajukan konsep social man yang dimotivasi oleh kebutuhan sosial daripada konsep rational man yang dimotivasi oleh kebutuhan ekonomis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontribusi dan pendekatan Human Relations:&lt;br /&gt;- Penyempurnaan pendekatan klasik yang menganggap bahwa produktivitas semata persoalan mekanis.&lt;br /&gt;- Menunjukkan pentingnya manager style dan memberikan perhatian pada teaching people management skills daripada teaching technical skills.&lt;br /&gt;- Mendorong perhatian pada group dynamic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelemahan nya:&lt;br /&gt;- Beberapa penelitian menunjukkan bahwa perbaikan kondisi kerja dan kepuasan karyawan hanya salah satu dari beberapa faktor yang berpengaruh pada produktivitas.&lt;br /&gt;- Konsep social man tidak dapat menggambarkan tuntas individu di tempat kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Behavioral Science Approach&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendekatan ini yakin bahwa self actualizing man adalah konsep yang lebih akurat untuk menerangkan motivasi manusia dan mencoba mengintegrasikannya dengan organisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tokohnya, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Maslow&lt;br /&gt;Individu mempunyai 5 kebutuhan dasar yaitu physical needs, security needs, social needs, esteem needs, self actualization needs. Kebutuhan tersebut akan menimbulkan suatu keinginan untuk memenuhinya. Organisasi perlu mengenali kebutuhan tersebut dan berusaha memenuhinya agar timbul kepuasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Model complex man&lt;br /&gt;Model ini menjelaskan bahwa setiap orang mempunyai perbedaan dengan orang lain dan tidak ada 2 orang yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Douglas Mc Gregor (1906-1964)&lt;br /&gt;Teori X dan teori Y&lt;br /&gt;Teori X melihat karyawan dari segi pessimistik, manajer hanya mengubah kondisi kerja dan mengektifkan penggunaan rewards &amp;amp; punishment untuk meningkatkan produktivitas karyawan. Teori Y melihat karyawan dari segi optimistik, manajer perlu melakukan pendekatan humanistik kepada karyawan, menantang karyawan untuk berprestasi, mendorong pertumbuhan pribadi, mendorong kinerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontribusi Behavioral Science Approach yaitu menambah pengertian tentang motivasi perorangan, hubungan interpersonal, orientasi kepada perilaku manusia. Kelemahannya teori y sangat complicated dan abstract bagi manajer di lapangan, adanya keterbatasan pengetahuan bagi manajer di lapangan tentang teori perilaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. SYSTEM MODEL&lt;br /&gt;a. Teori Contingency&lt;br /&gt;Mulai berkembang th 1962, teori ini menyatakan bahwa tidak ada satu sistem manajemen yang optimum, sistem tergantung pada tingkat perubahan lingkungannya. Sistem ini disebut sistem organik (sebagai lawan sistem mekanistik), pada sistem ini mempunyai beberapa ciri:&lt;br /&gt;- Substansinya adalah manusia bukan tugas.&lt;br /&gt;- Kurang menekankan hirarki&lt;br /&gt;- Struktur saling berhubungan, fleksibel, dalam bentuk kelompok&lt;br /&gt;- Kebersamaan dalam nilai, kepercayaan dan norma&lt;br /&gt;- Pengendalian diri sendiri, penyesuaian bersama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Model Open Systems (berkembang sejak 1870 an)&lt;br /&gt;Asumsi yang dikembangkan adalah&lt;br /&gt;- Saling ketergantungan&lt;br /&gt;- Keterbukaan - memberi reaksi atas penaruh lingkungan&lt;br /&gt;- Totalitas gugus&lt;br /&gt;- Rasional&lt;br /&gt;- Obyektivitas&lt;br /&gt;- Pentingnya kerjasama dan group yang kompak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model ini juga mengandung 3 aspek pokok, yaitu:&lt;br /&gt;- Organisasi adalah suatu sistem yaitu suatu rangkaian bagian yang saling berhubungan. Sistem tersebut ditentukan oleh cara bagaimana bagian-bagian tersebut saling berhubungan.&lt;br /&gt;- Sistem terbuka artinya beroperasi dalam suatu lingkungan yang dinamis. Sifat dari lingkungan menentukan sifat dari sistem dan kelangsungan hidupnya.&lt;br /&gt;- Tugas manajerial adalah mendiagnosa sifat lingkungan dan memilih bentuk organisasi yang sesuai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. NETWORK&lt;br /&gt;Muncul sejak akhir th 1980 an. Asumsi dasarnya:&lt;br /&gt;- DIscontinuity secara sosil, ekonomis, teknologi&lt;br /&gt;- Loosely coupled organizations: organisasi terbagi dalam unit yang kecil dan longgar. Loose coupling: situasi dimana unsur organisasi responsif satu sama lain, tetapi tetap dipertahankan terpisah dan mempunyai identitas sendiri.&lt;br /&gt;- Synergies dan alliances: unit membentuk networks dan alliances di dalam dan di luar organisasi untuk mencapai synergies yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;- COllaborative: ditandai dengan kultur yang memberi nilai tinggi untuk individu yang mandiri, proactive, empowered, collaborative.&lt;br /&gt;- The management of meaning, mission and vision: shared values, goals, and beliefs mencerminkan visi bersama dari organisasi dan misi yang diterima bersama.&lt;br /&gt;- Transformational leadership: memerlukan pola kepemimpinan yang dapat mengadakan transformasi dan pola perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 6 asumsi atau blueprints diatas dibentuk suatu model integratif organisasi yang disesuaikan dengan kondisi yang dihadapi organisasi tersebut. &lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1485468407002672533-638441644265783175?l=fandhy29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fandhy29.blogspot.com/feeds/638441644265783175/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1485468407002672533&amp;postID=638441644265783175' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/638441644265783175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/638441644265783175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fandhy29.blogspot.com/2009/12/perkembangan-konsep-manajemen.html' title='Perkembangan Konsep Manajemen'/><author><name>the_ fandhy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_qD0gjVzKlco/Syz-5cg2h0I/AAAAAAAAAC4/bIR4tHRI7vA/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1485468407002672533.post-6563951069108561194</id><published>2009-12-13T01:02:00.000-08:00</published><updated>2009-12-13T01:02:38.774-08:00</updated><title type='text'>mambangun hidup.</title><content type='html'>&lt;div class="entry-author"&gt;&lt;span class="entry-source-title-parent"&gt;from &lt;a class="entry-source-title" href="http://www.google.com/reader/view/feed/http%3A%2F%2Ffandhy29.blogspot.com%2Ffeeds%2Fposts%2Fdefault" target="_blank"&gt;ekonomi managemen&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="entry-author-parent"&gt;by &lt;span class="entry-author-name"&gt;the_ fandhy&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="entry-body"&gt;&lt;div&gt;&lt;div class="item-body"&gt;&lt;div&gt;Setiap pikiran yang terlintas, entah itu baik ataupun buruk, akan membangun karakter anda.&amp;nbsp; Sama&amp;nbsp; seperti batu bata yang tersusun satu di atas yang lain, untuk&amp;nbsp; membangun rumah – demikian pula pikiran anda disusun satu di&amp;nbsp; atas yang lain.&amp;nbsp; Setiap saat, setiap waktu ketika anda berfikir. Baik secara sengaja atau tidak. Siapa diri anda, apa yang anda capai, kepuasan yang anda temukan,&amp;nbsp; bagaimana cara pandang anda terhadap diri sendiri, semuanya tergantung pada pikiran yang membangun hidup anda.ok brooooo............!!!!!!!!!!!!!!!!!&lt;a href="http://www.resensi.net/membangun-hidup/2009/11/11/#more-575" target="_blank"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;img alt="" height="1" src="https://blogger.googleusercontent.com/tracker/837726772602310781-8217798131660601122?l=fandhy29.blogspot.com" width="1" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1485468407002672533-6563951069108561194?l=fandhy29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fandhy29.blogspot.com/feeds/6563951069108561194/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1485468407002672533&amp;postID=6563951069108561194' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/6563951069108561194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/6563951069108561194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fandhy29.blogspot.com/2009/12/mambangun-hidup.html' title='mambangun hidup.'/><author><name>the_ fandhy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1485468407002672533.post-6091969886320227643</id><published>2009-12-13T00:56:00.001-08:00</published><updated>2009-12-17T12:00:01.149-08:00</updated><title type='text'>MONEY</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_qD0gjVzKlco/SyqNsuKxouI/AAAAAAAAACo/0qOGqaA8Ui0/s1600-h/PhotoFunia-2c26464.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_qD0gjVzKlco/SyqNsuKxouI/AAAAAAAAACo/0qOGqaA8Ui0/s320/PhotoFunia-2c26464.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 class="entry-title"&gt;&lt;a class="entry-title-link" href="http://fandhy29.blogspot.com/2009/11/money.html" target="_blank"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="entry-author"&gt;from &lt;a class="entry-source-title" href="http://www.google.com/reader/view/feed/http%3A%2F%2Ffandhy29.blogspot.com%2Ffeeds%2Fposts%2Fdefault" target="_blank"&gt;ekonomi managemen&lt;/a&gt; by the_ fandhy&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;MONEY &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It can buy a House &lt;br /&gt;But not a Home &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It can buy a Bed &lt;br /&gt;But not Sleep &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It can buy a Clock &lt;br /&gt;But not Time &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It can buy you a Book &lt;br /&gt;But not Knowledge &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It can buy you a Position &lt;br /&gt;But not Respect &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It can buy you Medicine &lt;br /&gt;But not Health &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It can buy you Blood &lt;br /&gt;But not Life &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It can buy you Sex &lt;br /&gt;But not Love &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Money isn't everything &lt;br /&gt;It often causes pain and suffering &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I tell you this &lt;br /&gt;cause I'm your friend &lt;br /&gt;and want to take away &lt;br /&gt;your pain and suffering &lt;br /&gt;So send me all your money &lt;br /&gt;and I will suffer for you &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I ACCEPT CASH, MONEY ORDERS, &lt;br /&gt;PERSONAL CHECKS, CASHIERS &lt;br /&gt;CHECKS, BAGS OF GOLD, &lt;br /&gt;BARS OF PLATINUM, GRADE 5 PLUTONIUM, &lt;br /&gt;ETC...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1485468407002672533-6091969886320227643?l=fandhy29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fandhy29.blogspot.com/feeds/6091969886320227643/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1485468407002672533&amp;postID=6091969886320227643' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/6091969886320227643'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/6091969886320227643'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fandhy29.blogspot.com/2009/12/money.html' title='MONEY'/><author><name>the_ fandhy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_qD0gjVzKlco/SyqNsuKxouI/AAAAAAAAACo/0qOGqaA8Ui0/s72-c/PhotoFunia-2c26464.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1485468407002672533.post-7946876694605965521</id><published>2009-11-30T10:17:00.001-08:00</published><updated>2009-11-30T10:19:13.090-08:00</updated><title type='text'>Pengertian / Definisi Pasar dan Faktor Produksi - Ilmu Ekonomi Manajemen</title><content type='html'>Dalam pengertian yang sederhana atau sempit pasar adalah tempat terjadinya transaksi jual beli (penjualan dan pembelian) yang dilakukan oleh penjual dan pembeli yang terjadi pada waktu dan tempat tertentu.&lt;br /&gt;Definisi pasar secara luas menurut W.J. Stanton adalah orang-orang yang mempunyai keinginan untuk memenuhi kebutuhan, uang untuk belanja serta kemauan untuk membelanjakannya.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya suatu transaksi jual beli melibatkan produk/barang atau jasa dengan uang sebagai alat transaksi pembayaran yang sah dan disetujui oleh kedua belah pihak yang bertransaksi.&lt;br /&gt;Kegiatan faktor produksi adalah kegiatan yang melakukan proses, pengolahan, dan mengubah faktor-faktor produksi dari yang tidak/kurang manfaat/gunanya menjadi memiliki nilai manfaat yang lebih. Faktor- Faktor produksi yang umumnya digunakan adalah tenaga kerja, tanah, dan modal. Kelangkaan pada suatu faktor produksi biasanya akan menyebabkan kenaikan harga faktor produksi tersebut&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1485468407002672533-7946876694605965521?l=fandhy29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fandhy29.blogspot.com/feeds/7946876694605965521/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1485468407002672533&amp;postID=7946876694605965521' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/7946876694605965521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/7946876694605965521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fandhy29.blogspot.com/2009/11/pengertian-definisi-pasar-dan-faktor.html' title='Pengertian / Definisi Pasar dan Faktor Produksi - Ilmu Ekonomi Manajemen'/><author><name>the_ fandhy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1485468407002672533.post-354892143319916797</id><published>2009-11-30T10:16:00.001-08:00</published><updated>2009-11-30T10:21:50.682-08:00</updated><title type='text'>Faktor atau Elemen Lingkungan yang Mempengaruhi Dunia Usaha / Bisnis Umum Secara Tidak Langsung - Ilmu Ekonomi Manajemen</title><content type='html'>&lt;div class="content"&gt;Dalam dunia usaha terdapat banyak hal yang berpengaruh terhadap kesinambungan dunia usaha pada suatu daerah tertentu. Variable-variabel di bawah ini secara tidak langsung memberi efek pada suatu perusahaan. Setiap perusahaan memiliki resistansi atau daya tahan masing-masing terhadap setiap faktor yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Faktor lingkungan yang mempengaruhi dunia usaha secara tidak langsung ini berada di luar dari elemen pihak internal dan eksternal yang telah dijelaskan pada artikel bagian lain. Secara bersamaan dengan faktor internal dan eksternal dengan faktor lingkungan mempengaruhi kondisi dunia usaha.&lt;br /&gt;1. Variabel Sosial&lt;br /&gt;- Faktor demografik/demografis : seperti jumlah, komposisi, dan pertumbuhan penduduk suatu wilayah atau area.&lt;br /&gt;- Faktor gaya hidup : selera masyarakat, trend yang sedang digandrungi, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;- Faktor nilai sosial : adat-istiadat, norma yang berlaku, kebiasaan, dan lain-lain.&lt;br /&gt;2. Variabel Ekonomi&lt;br /&gt;Berkaitan erat dengan indikator ekonomi yang bersifat umum mengukur tabungan, investasi, produktivitas, lapangan kerja, kegiatan pemerintah, transaksi perdagangan internasional, pendapatan, produk nasional dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;3. Variabel Politik&lt;br /&gt;Faktor-faktor yang terkait dengan kondisi atau iklim perpolitikan di suatu daerah.&lt;br /&gt;4. Variabel Teknologi&lt;br /&gt;Kemajuan di bidang teknologi yang berubah-ubah dari waktu ke waktu yang terkadang sangat cepat sangat mempengaruhi dunia usaha. Perusahaan yang statis dan tidak mengikuti perkembangan teknologi cenderung tertinggal dibandingkan dengan perusahaan yang terus menerus melakukan adaptasi teknologi untuk membuat operasional usah menjadi lebih efektif dan efisien.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1485468407002672533-354892143319916797?l=fandhy29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fandhy29.blogspot.com/feeds/354892143319916797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1485468407002672533&amp;postID=354892143319916797' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/354892143319916797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/354892143319916797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fandhy29.blogspot.com/2009/11/faktor-atau-elemen-lingkungan-yang.html' title='Faktor atau Elemen Lingkungan yang Mempengaruhi Dunia Usaha / Bisnis Umum Secara Tidak Langsung - Ilmu Ekonomi Manajemen'/><author><name>the_ fandhy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1485468407002672533.post-846815718290688736</id><published>2009-11-30T10:15:00.000-08:00</published><updated>2009-11-30T10:26:59.777-08:00</updated><title type='text'>Faktor atau Elemen Internal dan Eksternal Yang Mempengaruhi Dunia Usaha / Bisnis Umum Secara Langsung - Ilmu Ekonomi Manajemen</title><content type='html'>&lt;div class="content"&gt;Dalam dunia usaha terdapat dua (2) pihak yang berkepentingan (stakeholder) yang berpengaruh secara langsung, yakni external stakeholder (pihak luar) dan internal stakeholder (pihak dalam) :&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;A. Pihak Internal Dunia Usaha&lt;br /&gt;1. Karyawan&lt;br /&gt;Dengan memiliki sumber daya manusia atau sdm yang baik akan sangat membantu dunia bisnis untuk maju.&lt;br /&gt;2. Pemegang Saham dan Dewan Direksi&lt;br /&gt;Adalah dua bagian penting yang mengatur kegiatan atau jalannya roda perusahaan publik di mana para pemegang saham memiliki kemungkinan untuk mempengaruhi suatu perusahaan dengan hak suara yang dimilikinya sesuai dengan persentase saham yang dimiliki.&lt;br /&gt;B. Pihak Eksternal Dunia Usaha&lt;br /&gt;1. Pelanggan / Konsumen&lt;br /&gt;Konsumen dapat dibagi atau dibedakan menjadi 2, yaitu konsumen perorangan atau individu dan konsumen lembaga/perusahaan/bisnis. Konsumen membelanjakan uang yang dimilikinya untuk barang atau jasa yang dimiliki oleh perusahaan.&lt;br /&gt;2. Pemasok / Suplier / Suplayer&lt;br /&gt;Membatu perusahaan untuk mendapatkan faktor produksi atau input untuk diolah menjadi keluaran atau output yang memiliki nilai tambah.&lt;br /&gt;3. Pemerintah&lt;br /&gt;Lembaga yang membuat undang-undang, kebijakan serta peraturan agar roda perekonomian suatu negara atau daerah dapat berjalan seperti yang telah direncanakan.&lt;br /&gt;4. Serikat Pekerja&lt;br /&gt;Berkaitan dengan hal-hal yang berhubungan dengan pekerja seperti upah, jam kerja, fasilitas, kondisi kerja, dan sebagainya&lt;br /&gt;5. Pesaing / Rival&lt;br /&gt;Semakin kuat pesaing kita maka akan mengurangi omset perusahaan, sehingga perlu secara terus menerus melakukan pengembangan dan perbaikan untuk dapat menguasai pasar.&lt;br /&gt;6. Lembaga Keuangan&lt;br /&gt;Contohnya seperti bank, asuransi, leasing atau sewa guna, dan lain sebagainya yang membantu perusahaan dalam mengelola keuangannya.&lt;br /&gt;7. Lembaga Konsumen&lt;br /&gt;Lembaga ini akan membantu konsumen dalam memperjuangkan haknya. Jika ada masalah antara konsumen dengan produk perusahaan, maka lembaga konsumen akan membantu konsumen.&lt;br /&gt;8. Kelompok Khusus&lt;br /&gt;Contohnya seperti kelompok sosial, kelompok pecinta alam, dan lain-lain&lt;br /&gt;9. Pihak yang Berkepentingan Lain&lt;br /&gt;Memperhatikan lembaga atau organisasi lain yang berhubungan dengan bisnis yang dijalankan. Jika kita terjun ke dalam bisnis rumah sakit, maka kelompok dokter, paramedis, pasien, dan lainnya harus diperhatikan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1485468407002672533-846815718290688736?l=fandhy29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fandhy29.blogspot.com/feeds/846815718290688736/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1485468407002672533&amp;postID=846815718290688736' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/846815718290688736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/846815718290688736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fandhy29.blogspot.com/2009/11/faktor-atau-elemen-internal-dan.html' title='Faktor atau Elemen Internal dan Eksternal Yang Mempengaruhi Dunia Usaha / Bisnis Umum Secara Langsung - Ilmu Ekonomi Manajemen'/><author><name>the_ fandhy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1485468407002672533.post-3292137133777085844</id><published>2009-11-30T10:13:00.001-08:00</published><updated>2009-11-30T10:27:35.575-08:00</updated><title type='text'>Macam dan Jenis Manajer / Manajemen Berdasarkan Level atau Tingkatan - Ilmu Ekonomi Manajemen</title><content type='html'>&lt;div class="content"&gt;Pada umumnya manajer memiliki tanggung jawab yang sama, yaitu melakukan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, serta penyusunan staf namun dari sisi tingkat atau level manajemen dapat dibagi menjadi tiga / 3 macam, yakni :&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;1. Manajer Puncak / Top Manager&lt;br /&gt;Tanggung jawab dari manajer puncak adalah keseluruhan kinerja dan keefektifan dari suatu perusahaan. Manajer tingkat puncak membuat kebijakan, keputusan dan strategi yang berlaku secara umum pada suatu perusahaan. Manajer puncak juga yang melakukan hubungan dengan perusahaan lain dan pemerintah.&lt;br /&gt;2. Manajer Menegah / Middle Manager&lt;br /&gt;Manajer tingkat menengah berada di antara manajer puncak dan manajer lini pertama. Manajer ini bertugas mengimplementasikan strategi, kebijakan serta keputusan yang diambil oleh manajer tingkat atas atau puncak.&lt;br /&gt;3. Manajer Lini Pertama / First-Line Manager&lt;br /&gt;Manajer tingkat bawah ini kebanyakan melakukan pengawasan atau supervisi para karyawan dan memastikan strategi, kebijakan dan keputusan yang telah diambil oleh manajer puncak dan menengah telah dijalankan dengan baik. Manajer lini pertama juga memiliki andil dan turut serta dalam proses pengimplementasian strategi yang telah ditetapkan.&lt;br /&gt;Tambahan Hierarki Manajemen :&lt;br /&gt;Dari sisi jumlah, jumlah dari atas ke bawah berbentuk kerucut atau piramida, yaitu semakin tinggi level atau tingkatan seorang manajer, maka semakin sedikit jumlah manajer pada tingkatan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1485468407002672533-3292137133777085844?l=fandhy29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fandhy29.blogspot.com/feeds/3292137133777085844/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1485468407002672533&amp;postID=3292137133777085844' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/3292137133777085844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/3292137133777085844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fandhy29.blogspot.com/2009/11/macam-dan-jenis-manajer-manajemen.html' title='Macam dan Jenis Manajer / Manajemen Berdasarkan Level atau Tingkatan - Ilmu Ekonomi Manajemen'/><author><name>the_ fandhy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1485468407002672533.post-3819279693641386097</id><published>2009-11-30T10:12:00.001-08:00</published><updated>2009-11-30T10:29:33.778-08:00</updated><title type='text'>Teori Z Pada Manajemen Sumber Daya Manusia / Karyawan / Pegawai - Ilmu Manajemen SDM</title><content type='html'>&lt;div class="content"&gt;Teori Z dicetuskan / diciptakan oleh William Ouchi. Teori ini sudah banyak diimplementasikan / dijalankan pada banyak perusahaan di Amerika Serikat dan Jepang. Teori Z adalah lebih menekankan pada peran dan posisi pegawai atau karyawan dalam perusahaan yang dapat membuat para pekerja menjadi nyaman, betah, senang dan merasa menjadi bagian penting dalam perusahaan. Dengan demikian maka karyawan akan bekerja dengan lebih efektif dan efisien dalam melakukan pekerjaannya.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah syarat dan ciri dari perusahaan yang menerapkan teori z :&lt;br /&gt;1. Tanggung jawab diberikan secara perorangan atau individual.&lt;br /&gt;2. Karyaban bebas bekerja menggunakan keterampilan yang dimilikinya.&lt;br /&gt;3. Karyawan dipekerjakan seumur hidup dan jika perusahaan mengalami krisis, maka para pegawai tidak akan dipecat atau phk.&lt;br /&gt;4. Pengambilan keputusan dilakukan dengan cara konsensus atau secara terbuka. Walaupun akan memakan waktu yang lebih lama namun tingat keberhasilan pengimplementasian hasil keputusan yang didapat akan lebih tinggi karena mendapat dukungan dari mayoritas pekerja.&lt;br /&gt;5. Promosi dilakukan perlahan-lahan dari bawah, dan proses evaluasi prestasi dan promosi dilakukan dengan hari-hati agar tidak menimbulkan masalah dengan para karyawan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1485468407002672533-3819279693641386097?l=fandhy29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fandhy29.blogspot.com/feeds/3819279693641386097/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1485468407002672533&amp;postID=3819279693641386097' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/3819279693641386097'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/3819279693641386097'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fandhy29.blogspot.com/2009/11/teori-z-pada-manajemen-sumber-daya.html' title='Teori Z Pada Manajemen Sumber Daya Manusia / Karyawan / Pegawai - Ilmu Manajemen SDM'/><author><name>the_ fandhy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1485468407002672533.post-6611111923445597559</id><published>2009-11-30T10:11:00.001-08:00</published><updated>2009-11-30T10:30:11.529-08:00</updated><title type='text'>Definisi / Pengertian Sentralisasi dan Desentralisasi - Ilmu Ekonomi Manajemen</title><content type='html'>&lt;div class="content"&gt;A. Sentralisasi&lt;br /&gt;Sentralisasi adalah memusatkan seluruh wewenang kepada sejumlah kecil manajer atau yang berada di posisi puncak pada suatu struktur organisasi. Sentralisasi banyak digunakan pada pemerintahan lama di Indonesia sebelum adanya otonomi daerah. &lt;br /&gt;Kelemahan dari sistem sentralisasi adalah di mana seluruh keputusan dan kebijakan di daerah dihasilkan oleh orang-orang yang berada di pemerintah pusat, sehingga waktu yang diperlukan untuk memutuskan sesuatu menjadi lama. Kelebihan sistem ini adalah di mana pemerintah pusat tidak harus pusing-pusing pada permasalahan yang timbul akibat perbedaan pengambilan keputusan, karena seluluh keputusan dan kebijakan dikoordinir seluruhnya oleh pemerintah pusat.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;B. Desentralisasi&lt;br /&gt;Desentralisasi adalah pendelegasian wewenang dalam membuat keputusan dan kebijakan kepada manajer atau orang-orang yang berada pada level bawah dalam suatu struktur organisasi. Pada saat sekarang ini banyak perusahaan atau organisasi yang memilih serta menerapkan sistem desentralisasi karena dapat memperbaiki serta meningkatkan efektifitas dan produktifitas suatu organisasi.&lt;br /&gt;Pada sistem pemerintahan yang terbaru tidak lagi banyak menerapkan sistem sentralisasi, melainkan sistem otonomi daerah atau otda yang memberikan sebagian wewenang yang tadinya harus diputuskan pada pemerintah pusat kini dapat di putuskan di tingkat pemerintah daerah atau pemda. Kelebihan sistem ini adalah sebagian besar keputusan dan kebijakan yang berada di daerah dapat diputuskan di daerah tanpa adanya campur tangan dari pemerintahan di pusat. Namun kekurangan dari sistem desentralisasi pada otonomi khusus untuk daerah adalah euforia yang berlebihan di mana wewenang tersebut hanya mementingkat kepentingan golongan dan kelompok serta digunakan untuk mengeruk keuntungan pribadi atau oknum. Hal tersebut terjadi karena sulit untuk dikontrol oleh pemerintah di tingkat pusat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1485468407002672533-6611111923445597559?l=fandhy29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fandhy29.blogspot.com/feeds/6611111923445597559/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1485468407002672533&amp;postID=6611111923445597559' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/6611111923445597559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/6611111923445597559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fandhy29.blogspot.com/2009/11/definisi-pengertian-sentralisasi-dan.html' title='Definisi / Pengertian Sentralisasi dan Desentralisasi - Ilmu Ekonomi Manajemen'/><author><name>the_ fandhy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1485468407002672533.post-1064983711248186620</id><published>2009-11-30T10:10:00.000-08:00</published><updated>2009-11-30T10:30:43.556-08:00</updated><title type='text'>Macam-Macam / Jenis-Jenis Manajer Berdasarkan Sikap Globalisasi Internasional - Ilmu Ekonomi Manajemen</title><content type='html'>&lt;div class="content"&gt;Berdasarkan sikap dan perilaku para manajer internasional dapat dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu :&lt;br /&gt;1. Ethnocentric Manager / Manajer Etnosentris&lt;br /&gt;Ethnocentric Manager adalah manajer yang memiliki anggapan atau persepsi bahwa budaya dan perilaku kerja di negara tempat asalnya jauh lebih baik daripada tempat lain. Contohnya adalah di mana para manajer asing lebih suka memberikan kesempatan jenjang karir pada pekerja asing saja sehingga menimbulkan diskriminasi.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2. Polycentric Manager / Manajer Polisentris&lt;br /&gt;Polycentric Manager adalah manajer yang menggangap bahwa pekerja asing dan pekerja lokal memiliki perbedaan yang cukup jauh dan tenaga kerja dalam negeri lebih memiliki daya saing dan skill di lapangan.&lt;br /&gt;3. Geocentric Manager / Manajer Geosentris&lt;br /&gt;Geocentric Manager memiliki suatu anggapan yang lebih realistik dibanding kedua jenis manajer di atas. Manajer geosentris memahami bahwa terdapat kekurangan dan kelebihan pada budaya yang ada sehingga perlu dibuat adanya penyesuaian budaya dengan memnggabungkan keduanya untuk membentuk budaya yang baru yang lebih kuat dan efektif.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1485468407002672533-1064983711248186620?l=fandhy29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fandhy29.blogspot.com/feeds/1064983711248186620/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1485468407002672533&amp;postID=1064983711248186620' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/1064983711248186620'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/1064983711248186620'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fandhy29.blogspot.com/2009/11/macam-macam-jenis-jenis-manajer.html' title='Macam-Macam / Jenis-Jenis Manajer Berdasarkan Sikap Globalisasi Internasional - Ilmu Ekonomi Manajemen'/><author><name>the_ fandhy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1485468407002672533.post-1800303477493987821</id><published>2009-11-30T10:09:00.000-08:00</published><updated>2009-11-30T10:09:12.681-08:00</updated><title type='text'>Jenis dan Macam Gaya Kepemimpinan / Pemimpin Klasik Otoriter, Demokratis dan Bebas - Manajemen Sumber Daya Manusia</title><content type='html'>&lt;span class="submitted"&gt;&lt;/span&gt;      &lt;div class="content"&gt;     1. Gaya Kepemimpinan Otoriter / Authoritarian&lt;br /&gt;Adalah gaya pemimpin yang memusatkan segala keputusan dan kebijakan yang diambil dari dirinya sendiri secara penuh. Segala pembagian tugas dan tanggung jawab dipegang oleh si pemimpin yang otoriter tersebut, sedangkan para bawahan hanya melaksanakan tugas yang telah diberikan.&lt;br /&gt;2. Gaya Kepemimpinan Demokratis / Democratic&lt;br /&gt;Gaya kepemimpinan demokratis adalah gaya pemimpin yang memberikan wewenang secara luas kepada para bawahan. Setiap ada permasalahan selalu mengikutsertakan bawahan sebagai suatu tim yang utuh. Dalam gaya kepemimpinan demokratis pemimpin memberikan banyak informasi tentang tugas serta tanggung jawab para bawahannya.&lt;br /&gt;3. Gaya Kepemimpinan Bebas / Laissez Faire&lt;br /&gt;Pemimpin jenis ini hanya terlibat delam kuantitas yang kecil di mana para bawahannya yang secara aktif menentukan tujuan dan penyelesaian masalah yang dihadapi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1485468407002672533-1800303477493987821?l=fandhy29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fandhy29.blogspot.com/feeds/1800303477493987821/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1485468407002672533&amp;postID=1800303477493987821' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/1800303477493987821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/1800303477493987821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fandhy29.blogspot.com/2009/11/jenis-dan-macam-gaya-kepemimpinan.html' title='Jenis dan Macam Gaya Kepemimpinan / Pemimpin Klasik Otoriter, Demokratis dan Bebas - Manajemen Sumber Daya Manusia'/><author><name>the_ fandhy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1485468407002672533.post-1014224802971004292</id><published>2009-11-30T10:08:00.000-08:00</published><updated>2009-11-30T10:08:07.481-08:00</updated><title type='text'>Teori Konsep Just In Time / JIT Pada Proses Produksi dan Operasional Perusahaan Manufaktur / Pabrik - Ilmu Ekonomi Manajemen</title><content type='html'>&lt;div class="content"&gt;     Konsep just in time adalah suatu konsep di mana bahan baku yang digunakan untuk aktifitas produksi didatangkan dari pemasok atau suplier tepat pada waktu bahan itu dibutuhkan oleh proses produksi, sehingga akan sangat menghemat bahkan meniadakan biaya persediaan barang / penyimpanan barang / stocking cost.&lt;br /&gt;Teori konsep just in time ditemukan oleh seorang berkebangsaan jepang bernama Taiichi Ohno dari perusahaan kendaraan motor Toyota. Perhitungan serta kerja sama yang baik antara penyalur, pemasok dan bagian produksi haruslah baik. Keterlambatan akibat salah perhitungan atau kejadian lainnya dapat menghambat proses produksi sehingga dapat menimbulkan kerugian bagi perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1485468407002672533-1014224802971004292?l=fandhy29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fandhy29.blogspot.com/feeds/1014224802971004292/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1485468407002672533&amp;postID=1014224802971004292' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/1014224802971004292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/1014224802971004292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fandhy29.blogspot.com/2009/11/teori-konsep-just-in-time-jit-pada.html' title='Teori Konsep Just In Time / JIT Pada Proses Produksi dan Operasional Perusahaan Manufaktur / Pabrik - Ilmu Ekonomi Manajemen'/><author><name>the_ fandhy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1485468407002672533.post-7780359286152156805</id><published>2009-11-30T10:06:00.000-08:00</published><updated>2009-11-30T10:06:50.103-08:00</updated><title type='text'>Pengertian, Definisi dan Arti Organisasi - Organisasi Formal dan Informal - Belajar Online Lewat Internet Ilmu Manajemen</title><content type='html'>&lt;div class="content"&gt;     A. Arti Istilah Organisasi&lt;br /&gt;1. Organisasi Menurut Stoner&lt;br /&gt;Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.&lt;br /&gt;2. Organisasi Menurut James D. Mooney&lt;br /&gt;Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.&lt;br /&gt;3. Organisasi Menurut Chester I. Bernard&lt;br /&gt;Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.&lt;br /&gt;B. Penertian / Definisi Organisasi Informal dan Organisasi Formal&lt;br /&gt;1. Organisasi Formal&lt;br /&gt;Organisasi formal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar serta dengan hubungan kerja yang rasional. Contoh : Perseroan terbatas, Sekolah, Negara, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;2. Organisasi Informal&lt;br /&gt;Organisasi informal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang telibat pada suatu aktifitas serta tujuan bersama yang tidak disadari. Contoh : Arisan ibu-ibu sekampung, belajar bersama anak-anak sd, kemping ke gunung pangrango rame-rame dengan teman, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Tambahan :&lt;br /&gt;Situs ini bernama Organisasi.Org selain agar mudah diingat juga kami ingin menjadi organisasi yang solid untuk mencapai tujuan bersama yang berguna bagi nusa dan bangsa :)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1485468407002672533-7780359286152156805?l=fandhy29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fandhy29.blogspot.com/feeds/7780359286152156805/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1485468407002672533&amp;postID=7780359286152156805' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/7780359286152156805'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/7780359286152156805'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fandhy29.blogspot.com/2009/11/pengertian-definisi-dan-arti-organisasi.html' title='Pengertian, Definisi dan Arti Organisasi - Organisasi Formal dan Informal - Belajar Online Lewat Internet Ilmu Manajemen'/><author><name>the_ fandhy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1485468407002672533.post-602867129734534056</id><published>2009-11-30T10:04:00.000-08:00</published><updated>2009-11-30T10:04:14.225-08:00</updated><title type='text'>Macam dan Jenis Pelatihan / Training Bagi Pegawai / Karyawan Baru Non Manajerial - Manajemen Sumber Daya Manusia ESDM</title><content type='html'>&lt;div class="node" id="node-179"&gt;          &lt;span class="submitted"&gt;&lt;/span&gt;      &lt;div class="content"&gt;     Dalam mengembangkan kemampuan, kecekatan dan keahlian para pegawai, pekerja atau karyawan baru diperlukan pemberian pendidikan dan pelatihan / diklat yang disuaikan dengan bidang kerjanya. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa cara atau metode yang dapat digunakan untuk mengembangkan keterampilan pegawai baru :&lt;br /&gt;1. Magang / Apprenticeship Training&lt;br /&gt;Magang adalah suatu pembekalan pegawa baru dengan cara belajar langsung dengan senior dan diawasi oleh para pakar atau ahlinya. Untuk mendapatkan skill yang sama dengan masternya dibutuhkan waktu yang relatif cukup lama.&lt;br /&gt;2. Learning By Doing / On The Job Training / Bekerja Sambil Belajar&lt;br /&gt;On the job training adalah suatu bentuk pembekalan yang dapat mempercepat proses pemindahan pengetahuan dan pengalaman kerja / transfer knowledge dan para karyawan senior ke junior. Pelatihan ini langsung menerjunkan pegawai baru bekerja sesuai dengan job description / jobdesc masing-masing di bawah supervisi / pengawasan penyelia atau karyawan senior.&lt;br /&gt;3. Vestibule Training&lt;br /&gt;Vestibule training adalah memberikan pelatihan semacam kursus yang dijalankan di luar lingkungan kerja. Pendidikan dan pelatihan yang diberikan pada kursus tersebut tidak jauh berbeda dengan pekerjaan yang nantinya akan digeluti oleh para peserta.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1485468407002672533-602867129734534056?l=fandhy29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fandhy29.blogspot.com/feeds/602867129734534056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1485468407002672533&amp;postID=602867129734534056' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/602867129734534056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/602867129734534056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fandhy29.blogspot.com/2009/11/macam-dan-jenis-pelatihan-training-bagi.html' title='Macam dan Jenis Pelatihan / Training Bagi Pegawai / Karyawan Baru Non Manajerial - Manajemen Sumber Daya Manusia ESDM'/><author><name>the_ fandhy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1485468407002672533.post-1229044050493165534</id><published>2009-11-30T10:02:00.001-08:00</published><updated>2009-11-30T10:02:39.001-08:00</updated><title type='text'>Tiga Teori Upah Kompensasi Ekonomi SDM - Teori Ekonomi Pasar, Teori Standar Hidup dan Teori Kemampuan Untuk Membayar</title><content type='html'>&lt;div class="node" id="node-177"&gt;          &lt;span class="submitted"&gt;&lt;/span&gt;      &lt;div class="content"&gt;     3 Teori Latar Belakang / Melatar Belakangi Kompensasi Pekerja :&lt;br /&gt;1. Teori Kompensasi Ekonomi Pasar&lt;br /&gt;Teori ekonomi pasar adalah penciptaan suatu harga upah atau bayaran yang didasarkan atas kekuatan tawar-menawar negosiasi / negoisasi antara para pekerja, pegawai, karyawan, buruh, dsb dengan pihak manajemen perusahaan.&lt;br /&gt;2. Teori Kompensasi Standar Hidup&lt;br /&gt;Teori standar hidup adalah suatu sistem kompensasi di mana upah atau gaji ditentukan dengan menyesuaikan dengan standar hidup layak di mana para pekerja dapat menikmati hidup dengan damai, mana, tentram dan sejahtera mencakup jaminan pensiun di hari tua, tabungan, pendidikan, tempat tinggal, transportasi dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;3. Teori Kompensasi Kemampuan Membayar&lt;br /&gt;Teori kemampuan membayar adalah suatu sistem penentuan besar kecil kompensasi yang diberikan kepada para pekerja dengan menyesuaikannya dengan tingkat pendapatan dan keuntungan perusahaan. Ketika perusahaan sedang berjaya, maka karyawan diberikan tambahan kompensasi. Tetapi jika perusahaan mengalami kerugian, maka pegawai juga akan mendapat pengurangan kompensasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="clear-block clear"&gt;     &lt;div class="meta"&gt;           &lt;div class="terms"&gt;&lt;ul class="links inline"&gt;&lt;li class="first last taxonomy_term_35"&gt;&lt;a class="taxonomy_term_35" href="http://organisasi.org/ilmu_pengetahuan/ekonomi_manajemen" rel="tag" title=""&gt;ekonomi manajemen&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1485468407002672533-1229044050493165534?l=fandhy29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fandhy29.blogspot.com/feeds/1229044050493165534/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1485468407002672533&amp;postID=1229044050493165534' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/1229044050493165534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/1229044050493165534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fandhy29.blogspot.com/2009/11/tiga-teori-upah-kompensasi-ekonomi-sdm.html' title='Tiga Teori Upah Kompensasi Ekonomi SDM - Teori Ekonomi Pasar, Teori Standar Hidup dan Teori Kemampuan Untuk Membayar'/><author><name>the_ fandhy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1485468407002672533.post-7156835441643972848</id><published>2009-11-30T10:01:00.000-08:00</published><updated>2009-11-30T10:01:07.021-08:00</updated><title type='text'>Manajer Fungsional (Functional Manager) dan Manajer Umum (General Manager / GM) - Arti Definisi dan Pengertian</title><content type='html'>&lt;div class="content"&gt;A. Manajer Fungsional / Functional Manager&lt;br /&gt;Manajer fungsional adalah manajer yang memiliki tanggung jawab pada satu bagian fungsional perusahaan atau organisasi saja dan tidak ikut campur pekerjaan fungsional pada bagian lain. Contohnya adalah seperti manajer keuangan, manajer pemasaran, manajer akuntansi, manajer operasional, manajer hrd, dan banyak lagi contoh lainnya.&lt;br /&gt;B. Manajer Umum / General Manager&lt;br /&gt;Manajer umum adalah manajer yang memiliki tanggung jawab seluruh bagian / fungsional pada suatu perusahaan atau organisasi. Manajer umum memimpin beberapa unit bidang fungsi pekerjaan yang mengepalai beberapa atau seluruh manajer fungsional. Pada perusahaan yang berskala kecil mungkin cukup diperlukan satu orang manajer umum, sedangkan pada perusahaan atau organisasi yang berkaliber besar biasanya memiliki beberapa orang manajer umum yang bertanggung-jawab pada area tugas yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1485468407002672533-7156835441643972848?l=fandhy29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fandhy29.blogspot.com/feeds/7156835441643972848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1485468407002672533&amp;postID=7156835441643972848' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/7156835441643972848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/7156835441643972848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fandhy29.blogspot.com/2009/11/manajer-fungsional-functional-manager.html' title='Manajer Fungsional (Functional Manager) dan Manajer Umum (General Manager / GM) - Arti Definisi dan Pengertian'/><author><name>the_ fandhy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1485468407002672533.post-5344417055769066827</id><published>2009-11-30T09:58:00.000-08:00</published><updated>2009-11-30T09:59:00.178-08:00</updated><title type='text'>Definisi, Pengertian, Tugas &amp; Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia / SDM - Ilmu Ekonomi Manajemen - Manajer MSDM</title><content type='html'>&lt;div class="content"&gt;Definisi, Pengertian, Tugas &amp;amp; Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia / SDM - Ilmu Ekonomi Manajemen - Manajer MSDM&lt;br /&gt;Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktifitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan. Bagian atau unit yang biasanya mengurusi sdm adalah departemen sumber daya manusia atau dalam bahasa inggris disebut HRD atau human resource department.&lt;br /&gt;Menurut A.F. Stoner manajemen sumber daya manusia adalah suatu prosedur yang berkelanjutan yang bertujuan untuk memasok suatu organisasi atau perusahaan dengan orang-orang yang tepat untuk ditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat pada saat organisasi memerlukannya. &lt;br /&gt;Departemen Sumber Daya Manusia Memiliki Peran, Fungsi, Tugas dan Tanggung Jawab :&lt;br /&gt;1. Melakukan persiapan dan seleksi tenaga kerja / Preparation and selection&lt;br /&gt;a. Persiapan&lt;br /&gt;Dalam proses persiapan dilakukan perencanaan kebutuhan akan sumber daya manusia dengan menentukan berbagai pekerjaan yang mungkin timbul. Yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan perkiraan / forecast akan pekerjaan yang lowong, jumlahnya, waktu, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;Ada dua faktor yang perlu diperhatikan dalam melakukan persiapan, yaitu faktor internal seperti jumlah kebutuhan karyawan baru, struktur organisasi, departemen yang ada, dan lain-lain. Faktor eksternal seperti hukum ketenagakerjaan, kondisi pasa tenaga kerja, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;b. Rekrutmen tenaga kerja / Recruitment&lt;br /&gt;Rekrutmen adalah suatu proses untuk mencari calon atau kandidat pegawai, karyawan, buruh, manajer, atau tenaga kerja baru untuk memenuhi kebutuhan sdm oraganisasi atau perusahaan. Dalam tahapan ini diperluka analisis jabatan yang ada untuk membuat deskripsi pekerjaan / job description dan juga spesifikasi pekerjaan / job specification.&lt;br /&gt;c. Seleksi tenaga kerja / Selection&lt;br /&gt;Seleksi tenaga kerja adalah suatu proses menemukan tenaga kerja yang tepat dari sekian banyak kandidat atau calon yang ada. Tahap awal yang perlu dilakukan setelah menerima berkas lamaran adalah melihat daftar riwayat hidup / cv / curriculum vittae milik pelamar. Kemudian dari cv pelamar dilakukan penyortiran antara pelamar yang akan dipanggil dengan yang gagal memenuhi standar suatu pekerjaan. Lalu berikutnya adalah memanggil kandidat terpilih untuk dilakukan ujian test tertulis, wawancara kerja / interview dan proses seleksi lainnya.&lt;br /&gt;2. Pengembangan dan evaluasi karyawan / Development and evaluation&lt;br /&gt;Tenaga kerja yang bekerja pada organisasi atau perusahaan harus menguasai pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya. Untuk itu diperlukan suatu pembekalan agar tenaga kerja yang ada dapat lebih menguasai dan ahli di bidangnya masing-masing serta meningkatkan kinerja yang ada. Dengan begitu proses pengembangan dan evaluasi karyawan menjadi sangat penting mulai dari karyawan pada tingkat rendah maupun yang tinggi.&lt;br /&gt;3. Memberikan kompensasi dan proteksi pada pegawai / Compensation and protection&lt;br /&gt;kompensasi adalah imbalan atas kontribusi kerja pegawai secara teratur dari organisasi atau perusahaan. Kompensasi yang tepat sangat penting dan disesuaikan dengan kondisi pasar tenaga kerja yang ada pada lingkungan eksternal. Kompensasi yang tidak sesuai dengan kondisi yang ada dapat menyebabkan masalah ketenaga kerjaan di kemudian hari atau pun dapat menimbulkan kerugian pada organisasi atau perusahaan. Proteksi juga perlu diberikan kepada pekerja agar dapat melaksanakan pekerjaannya dengan tenang sehingga kinerja dan kontribusi perkerja tersebut dapat tetap maksimal dari waktu ke waktu. Kompensasi atau imbalan yang diberikan bermacam-macam jenisnya yang telah diterangkan pada artikel lain pada situs organisasi.org ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1485468407002672533-5344417055769066827?l=fandhy29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fandhy29.blogspot.com/feeds/5344417055769066827/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1485468407002672533&amp;postID=5344417055769066827' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/5344417055769066827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/5344417055769066827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fandhy29.blogspot.com/2009/11/definisi-pengertian-tugas-fungsi.html' title='Definisi, Pengertian, Tugas &amp; Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia / SDM - Ilmu Ekonomi Manajemen - Manajer MSDM'/><author><name>the_ fandhy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1485468407002672533.post-9070326721276014779</id><published>2009-11-29T22:35:00.000-08:00</published><updated>2009-11-30T03:14:45.342-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;span id="Sejarah"&gt;Sejarah&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;Uang yang kita kenal sekarang ini telah mengalami proses perkembangan yang panjang. Pada mulanya, masyarakat belum mengenal pertukaran karena setiap orang berusaha memenuhi kebutuhannnya dengan usaha sendiri. Manusia berburu jika ia lapar, membuat pakaian sendiri dari bahan-bahan yang sederhana, mencari buah-buahan untuk konsumsi sendiri; singkatnya, apa yang diperolehnya itulah yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhannya.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan selanjutnya mengahadapkan manusia pada kenyataan bahwa apa yang diproduksi sendiri ternyata tidak cukup untuk memenuhui seluruh kebutuhannya. Untuk memperoleh barang-barang yang tidak dapat dihasilkan sendiri, mereka mencari orang yang mau menukarkan barang yang dimiliki dengan barang lain yang dibutuhkan olehnya. Akibatnya muncullah sistem &lt;i&gt;barter'&lt;/i&gt;, yaitu barang yang ditukar dengan barang.&lt;br /&gt;Namun pada akhirnya, banyak kesulitan-kesulitan yang dirasakan dengan sistem ini. Di antaranya adalah kesulitan untuk menemukan orang yang mempunyai barang yang diinginkan dan juga mau menukarkan barang yang dimilikinya serta kesulitan untuk memperoleh barang yang dapat dipertukarkan satu sama lainnya dengan nilai pertukaran yang seimbang atau hampir sama nilainya. Untuk mengatasinya, mulailah timbul pikiran-pikiran untuk menggunakan benda-benda tertentu untuk digunakan sebagai alat tukar. Benda-benda yang ditetapkan sebagai alat pertukaran itu adalah benda-benda yang diterima oleh umum (&lt;i&gt;generally accepted&lt;/i&gt;), benda-benda yang dipilih bernilai tinggi (sukar diperoleh atau memiliki nilai magis dan mistik), atau benda-benda yang merupakan kebutuhan primer sehari-hari; misalnya garam yang oleh orang Romawi digunakan sebagai alat tukar maupun sebagai alat pembayaran upah. Pengaruh orang Romawi tersebut masih terlihat sampai sekarang; orang Inggris menyebut upah sebagai &lt;i&gt;salary&lt;/i&gt; yang berasal dari bahasa Latin &lt;i&gt;salarium&lt;/i&gt; yang berarti garam.&lt;br /&gt;Meskipun alat tukar sudah ada, kesulitan dalam pertukaran tetap ada. Kesulitan-kesulitan itu antara lain karena benda-benda yang dijadikan alat tukar belum mempunyai pecahan sehingga penentuan nilai uang, penyimpanan (&lt;i&gt;storage&lt;/i&gt;), dan pengangkutan (&lt;i&gt;transportation&lt;/i&gt;) menjadi sulit dilakukan serta timbul pula kesulitan akibat kurangnya daya tahan benda-benda tersebut sehingga mudah hancur atau tidak tahan lama.&lt;br /&gt;Kemudian muncul apa yang dinamakan dengan uang logam. Logam dipilih sebagai alat tukar karena memiliki nilai yang tinggi sehingga digemari umum, tahan lama dan tidak mudah rusak, mudah dipecah tanpa mengurangi nilai, dan mudah dipindah-pindahkan. Logam yang dijadikan alat tukar karena memenuhi syarat-syarat tersebut adalah emas dan perak. Uang logam emas dan perak juga disebut sebagai uang penuh (&lt;i&gt;full bodied money&lt;/i&gt;). Artinya, nilai intrinsik (nilai bahan) uang sama dengan nilai nominalnya (nilai yang tercantum pada mata uang tersebut). Pada saat itu, setiap orang berhak menempa uang, melebur, menjual atau memakainya, dan mempunyai hak tidak terbatas dalam menyimpan uang logam.&lt;br /&gt;Sejalan dengan perkembangan perekonomian, timbul kesulitan ketika perkembangan tukar-menukar yang harus dilayani dengan uang logam bertambah sementara jumlah logam mulia (emas dan perak) sangat terbatas.&lt;sup class="noprint Inline-Template"&gt;&lt;span style="white-space: nowrap;" title="Kalimat yang diikuti tag ini membutuhkan rujukan."&gt;[&lt;i&gt;rujukan?&lt;/i&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/sup&gt; Penggunaan uang logam juga sulit dilakukan untuk transaksi dalam jumlah besar sehingga diciptakanlah &lt;i&gt;uang kertas&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Mula-mula uang kertas yang beredar merupakan bukti-bukti pemilikan emas dan perak sebagai alat/perantara untuk melakukan transaksi. Dengan kata lain, uang kertas yang beredar pada saat itu merupakan uang yang dijamin 100% dengan emas atau perak yang disimpan di pandai emas atau perak dan sewaktu-waktu dapat ditukarkan penuh dengan jaminannya. Pada perkembangan selanjutnya, masyarakat tidak lagi menggunakan emas (secara langsung) sebagai alat pertukaran. Sebagai gantinya, mereka menjadikan 'kertas-bukti' tersebut sebagai alat tukar.&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;span id="Fungsi"&gt;Fungsi&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;Secara umum, uang memiliki fungsi sebagai perantara untuk pertukaran barang dengan barang, juga untuk menghidarkan perdagangan dengan cara barter. Secara lebih rinci, fungsi uang dibedalan menjadi dua: fungsi asli dan fungsi turunan.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Fungsi asli&lt;/b&gt; uang ada tiga, yaitu sebagai alat tukar, sebagai satuan hitung, dan sebagai penyimpan nilai.&lt;br /&gt;Uang berfungsi sebagai alat tukar atau &lt;i&gt;medium of exchange&lt;/i&gt; yang dapat mempermudah pertukaran. Orang yang akan melakukan pertukaran tidak perlu menukarkan dengan barang, tetapi cukup menggunakan uang sebagai alat tukar. Kesulitan-kesulitan pertukaran dengan cara barter dapat diatasi dengan pertukaran uang.&lt;br /&gt;Uang juga berfungsi sebagai satuan hitung (&lt;i&gt;unit of account&lt;/i&gt;) karena uang dapat digunakan untuk menunjukan nilai berbagai macam barang/jasa yang diperjualbelikan, menunjukkan besarnya kekayaan, dan menghitung besar kecilnya pinjaman. Uang juga dipakai untuk menentukan harga barang/jasa (alat penunjuk harga). Sebagai alat satuan hitung, uang berperan untuk memperlancar pertukaran.&lt;br /&gt;Selain itu, uang berfungsi sebagai alat penyimpan nilai (&lt;i&gt;valuta&lt;/i&gt;) karena dapat digunakan untuk mengalihkan daya beli dari masa sekarang ke masa mendatang. Ketika seorang penjual saat ini menerima sejumlah uang sebagai pembayaran atas barang dan jasa yang dijualnya, maka ia dapat menyimpan uang tersebut untuk digunakan membeli barang dan jasa di masa mendatang.&lt;br /&gt;Selain ketiga hal di atas, uang juga memiliki fungsi lain yang disebut sebagai &lt;b&gt;fungsi turunan&lt;/b&gt;. Fungsi turunan itu antara lain uang sebagai alat pembayaran, sebagai alat pembayaran utang, sebagai alat penimbun atau pemindah kekayaan (modal), dan alat untuk meningkatkan status sososial.&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&amp;nbsp;&lt;span id="Syarat-syarat"&gt;Syarat-syarat&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;Suatu benda dapat dijadikan sebagai "uang" jika benda tersebut telah memenuhi syarat-syarat tertentu. Pertama, benda itu harus diterima secara umum (&lt;i&gt;acceptability&lt;/i&gt;). Agar dapat diakui sebagai alat tukar umum suatu benda harus memiliki nilai tinggi atau —setidaknya— dijamin keberadaannya oleh pemerintah yang berkuasa. Bahan yang dijadikan uang juga harus tahan lama (&lt;i&gt;durability&lt;/i&gt;), kualitasnya cenderung sama (&lt;i&gt;uniformity&lt;/i&gt;), jumlahnya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat serta tidak mudah dipalsukan (&lt;i&gt;scarcity&lt;/i&gt;).&lt;br /&gt;Uang juga harus mudah dibawa, &lt;i&gt;portable&lt;/i&gt;, dan mudah dibagi tanpa mengurangi nilai (&lt;i&gt;divisibility&lt;/i&gt;), serta memiliki nilai yang cenderung stabil dari waktu ke waktu (&lt;i&gt;stability of value&lt;/i&gt;).&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;span id="Jenis"&gt;Jenis&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="dablink"&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: Jenis-jenis uang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Uang yang beredar dalam masyarakat dapat dibedakan dalam dua jenis, yaitu uang kartal (sering pula disebut sebagai &lt;i&gt;common money&lt;/i&gt;) dan uang giral. Uang kartal adalah alat bayar yang sah dan wajib digunakan oleh masyarakat dalam melakukan transaksi jual-beli sehari-hari. Sedangkan yang dimaksud dengan uang giral adalah uang yang dimiliki masyarakat dalam bentuk simpanan (deposito) yang dapat ditarik sesuai kebutuhan. Uang ini hanya beredar di kalangan tertentu saja, sehingga masyarakat mempunyai hak untuk menolak jika ia tidak mau barang atau jasa yang diberikannya dibayar dengan uang ini. Untuk menarik uang giral, orang menggunakan cek.&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;&lt;span id="Menurut_bahan_pembuatannya"&gt;Menurut bahan pembuatannya&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class="thumb tright"&gt;&lt;div class="thumbinner" style="width: 202px;"&gt;&lt;div class="thumbcaption"&gt;Dinar dan Dirham, dua contoh mata uang logam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;Uang menurut bahan pembuatannya terbagi menjadi dua, yaitu &lt;b&gt;uang logam&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;uang kertas&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;Uang logam adalah uang yang terbuat dari logam; biasanya dari emas atau perak karena kedua logam itu memiliki nilai yang cenderung tinggi dan stabil, bentuknya mudah dikenali, sifatnya yang tidak mudah hancur, tahan lama, dan dapat dibagi menjadi satuan yang lebih kecil tanpa mengurangi nilai.&lt;br /&gt;Uang logam memiliki tiga macam nilai:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Nilai intrinsik, yaitu nilai bahan untuk membuat mata uang, misalnya berapa nilai emas dan perak yang digunakan untuk mata uang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nilai nominal, yaitu nilai yang tercantum pada mata uang atau cap harga yang tertera pada mata uang. Misalnya seratus rupiah (Rp. 100,00), atau lima ratus rupiah (Rp. 500,00).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nilai tukar, nilai tukar adalah kemampuan uang untuk dapat ditukarkan dengan suatu barang (daya beli uang). Misalnya uang Rp. 500,00 hanya dapat ditukarkan dengan sebuah permen, sedangkan Rp. 10.000,00 dapat ditukarkan dengan semangkuk bakso).&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Ketika pertama kali digunakan, uang emas dan uang perak dinilai berdasarkan nilai intrinsiknya, yaitu kadar dan berat logam yang terkandung di dalamnya; semakin besar kandungan emas atau perak di dalamnya, semakin tinggi nilainya. Tapi saat ini, uang logam tidak dinilai dari berat emasnya, namun dari nilai nominalnya. Nilai nominal adalah nilai yang tercantum atau tertulis di mata uang tersebut.&lt;br /&gt;Sementara itu, yang dimaksud dengan "uang kertas" adalah uang yang terbuat dari kertas dengan gambar dan cap tertentu dan merupakan alat pembayaran yang sah. Menurut penjelasan UU No. 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia, yang dimaksud dengan uang kertas adalah uang dalam bentuk lembaran yang terbuat dari bahan kertas atau bahan lainnya (yang menyerupai kertas).&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;&amp;nbsp;&lt;span id="Menurut_nilainya"&gt;Menurut nilainya&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;Menurut nilainya, uang dibedakan menjadi &lt;b&gt;uang penuh&lt;/b&gt; (&lt;i&gt;full bodied money&lt;/i&gt;) dan &lt;b&gt;uang tanda&lt;/b&gt; (&lt;i&gt;token money&lt;/i&gt;)&lt;br /&gt;Nilai uang dikatakan sebagai &lt;i&gt;uang penuh&lt;/i&gt; apabila nilai yang tertera di atas uang tersebut sama nilainya dengan bahan yang digunakan. Dengan kata lain, nilai nominal yang tercantum sama dengan nilai intrinsik yang terkandung dalam uang tersebut. Jika uang itu terbuat dari emas, maka nilai uang itu sama dengan nilai emas yang dikandungnya.&lt;br /&gt;Sedangkan yang dimaksud dengan uang tanda adalah apabila nilai yang tertera diatas uang lebih tinggi dari nilai bahan yang digunakan untuk membuat uang atau dengan kata lain nilai nominal lebih besar dari nilai intrinsik uang tersebut. Misalnya, untuk membuat uang Rp1.000,00 pemerintah mengeluarkan biaya Rp750,00.&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;span id="Teori_nilai_uang"&gt;Teori nilai uang&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;Teori nilai uang membahas masalah-masalah keuangan yang berkaitan dengan nilai uang. Nilai uang menjadi perhatian para ekonom, karena tinggi atau rendahnya nilai uang sangat berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi. Hal ini terbukti dengan banyaknya teori uang yang disampaikan oleh beberapa ahli.&lt;br /&gt;Teori uang terdiri atas dua teori, yaitu teori uang statis dan teori uang dinamis.&lt;br /&gt;&lt;h4&gt;&amp;nbsp;&lt;span id="Teori_uang_statis"&gt;Teori uang statis&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;Teori Uang Statis atau disebut juga "teori kualitatif statis" bertujuan untuk menjawab pertanyaan: apakah sebenarnya uang? Dan mengapa uang itu ada harganya? Mengapa uang itu sampai beredar? Teori ini disebut statis karena tidak mempersoalkan perubahan nilai yang diakibatkan oleh perkembangan ekonomi.&lt;br /&gt;Yang termasuk teori uang statis adalah:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Teori Metalisme&lt;/b&gt; (Intrinsik) oleh KMAPP&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Uang bersifat seperti barang, nilainya tidak dibuat-buat, melainkan sama dengan nilai logam yang dijadikan uang itu, contoh: uang emas dan uang perak.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Teori Konvensi&lt;/b&gt; (Perjanjian) oleh Devanzati dan Montanari&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Teori ini menyatakan bahwa uang dibentuk atas dasar pemufakatan masyarakat untuk mempermudah pertukaran.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Teori Nominalisme&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Uang diterima berdasarkan nilai daya belinya.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Teori Negara&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Asal mula uang karena negara, apabila negara menetapkan apa yang menjadi alat tukar dan alat bayar maka timbullah uang. Jadi uang bernilai karena adanya kepastian dari negara berupa undang-undang pembayaran yang disahkan.&lt;br /&gt;&lt;h4&gt;&amp;nbsp;&lt;span id="Teori_uang_dinamis"&gt;Teori uang dinamis&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;Teori ini mempersoalkan sebab terjadinya perubahan dalam nilai uang. Teori dinamis antara lain:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Teori Kuantitas&lt;/b&gt; dari David Ricardo&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Teori ini menyatakan bahwa kuat atau lemahnya nilai uang sangat tergantung pada jumlah uang yang beredar. Apabila jumlah uang berubah menjadi dua kali lipat, maka nilai uang akan menurun menjadi setengah dari semula, dan juga sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Teori Kuantitas&lt;/b&gt; dari Irving Fisher&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Teori yang telah dikemukakan David Ricardo disempurnakan lagi oleh Irving Fisher dengan memasukan unsur kecepatan peredaran uang, barang dan jasa sebagai faktor yang mempengaruhi nilai uang.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Teori Persediaan Kas&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Teori ini dilihat dari jumlah uang yang tidak dibelikan barang-barang.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Teori Ongkos Produksi&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Teori ini menyatakan nilai uang dalam peredaran yang berasal dari logam dan uang itu dapat dipandang sebagai barang.&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;span id="Uang_dalam_ekonomi"&gt;Uang dalam ekonomi&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;Uang adalah salah satu topik utama dalam pembelajaran ekonomi dan finansial. Monetarisme adalah sebuah teori ekonomi yang kebanyakan membahas tentang permintaan dan penawaran uang. Sebelum tahun 80-an, masalah stabilitas permintaan uang menjadi bahasan utama karya-karya Milton Friedman, Anna Schwartz, David Laidler, dan lainnya.&lt;br /&gt;Kebijakan moneter bertujuan untuk mengatur persediaan uang, inflasi, dan bunga yang kemudian akan mempengaruhi output dan ketenagakerjaan. Inflasi adalah turunnya nilai sebuah mata uang dalam jangka waktu tertentu dan dapat menyebabkan bertambahnya persediaan uang secara berlebihan. &lt;i&gt;Interest rate&lt;/i&gt;, biaya yang timbul ketika meminjam uang, adalah salah satu alat penting untuk mengontrol inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Bank sentral seringkali diberi tanggung jawab untuk mengawasi dan mengontrol persediaan uang, &lt;i&gt;interest rate&lt;/i&gt;, dan perbankan.&lt;br /&gt;Krisis moneter dapat menyebabkan efek yang besar terhadap perekonomian, terutama jika krisis tersebut menyebabkan kegagalan moneter dan turunnya nilai mata uang secara berlebihan yang menyebabkan orang lebih memilih barter sebagai cara bertransaksi. Ini pernah terjadi di Rusia, sebagai contoh, pada masa keruntuhan Uni Soviet.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1485468407002672533-9070326721276014779?l=fandhy29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fandhy29.blogspot.com/feeds/9070326721276014779/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1485468407002672533&amp;postID=9070326721276014779' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/9070326721276014779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1485468407002672533/posts/default/9070326721276014779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fandhy29.blogspot.com/2009/11/sejarah-uang-yang-kita-kenal-sekarang.html' title=''/><author><name>the_ fandhy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
